klik soreang 16/12/2014
Banyuwangi memiliki informasi kuliner yang unik, kalau di Soreang ada Bajigur Durian mang Asoy saja sudah terbilang unik – kini ada yang juga unik; Makanan Lezat dari Sarang Tawon Asal Banyuwangi!

Makanan Lezat dari Sarang Tawon Asal Banyuwangi
Melansir informasi Leisure, salah satu rubrik koran Tribun Jabar menyebutkan; tawon atau lebah biasa dinikmati sari madunya untuk membuktikan khasiatnya (Baca: 15 Khasiat Madu Tropis Brazil). Akan tetapi di tangan bu Misnah asal Banyuwangi, Jawa Timur rumah atau sarang tawon diolah menjadi makanan yang lezat dan gurih.
“Kalau orang sini (Banyuwangi-red) menyebutnya dengan botok namun ada juga yang bilang pepes,” ungkap Misnah saat ditemui oleh wartawan pada hari Kamis di warungnya yang sederhana (11/12).
Setiap hari rata-rata menghabiskan 10 kg sarang tawon yang dibeli oleh bu Misnah dari pedagang yang biasa memasoknya langsung ke tempat kediamannya. Menurutnya, sudah ada langganan khusus yang setiap hari mengantarkan sarang tawon yang datang dari sekitar Banyuwangi Selatan.
Pertama-tama, bu Misnah memotong sarang tawon menjadi ukuran yang kecil kemudian dimasukkan ke dalam pincukan daun pisang. Larva tawon yang masih putih, dibiarkan begitu saja tanpa perlu disisihkannya. Beberapa bumbu yang diracik antara lain; lombok, gula merah, asam, tomat, serta bawang merah. Kemudian olahan sarang tawon yang telah dipincuk tadi dikukus, setelah daun pisang sebagai pembungkus makanan lezat ini layu itu tandanya kukusan sudah matang.
Agar citarasa tetap terjaga, bu Misnah sengaja memasak botok alias makanan lezat dari sarang tawon ini menggunakan bahan bakar kayu. “Dengan memasak menggunakan tungku memakai kayu bakar sebagai sumber apinya saya bisa menjaga rasa dari botok atau pepes ini,” ujar bu Misnah dengan penuh percaya diri.
Bu Misnah memperoleh rahasia resep memasak botok atau pepes sarang tawon langsung dari ayahnya yang sudah berjualan masakan unik ini sejak 1981. Pelanggannya tetap membludak, meski dengan bumbu sederhana untuk menjadikan botok atau pepes sarang tawonnya memiliki kualitas rasa yang terjaga.
Pelanggan masakan botok ini sudah biasa menjadikannya sebagai lauk teman makan nasi pecel sehingga bu Misnah akan menyajikan masakan pepes sarang tawon tersebut di piring yang terpisah dengan nasi. Untuk menikmati masakan unik ini pemesan perlu merogoh saku uang 10 ribu rupiah.
Salah satu pelanggan bu Misnah Sumarsono, asal kecamatan Giri mengungkapkan, “Rasanya gurih dan enak. Setiap melewati warung nasi ini saya sempatkan untuk menikmati botok bu Misnah.”
Khasiat  Makanan Lezat dari Sarang Tawon Asal Banyuwangi
Umumnya masyarakat Banyuwangi memercayai bahwa dengan mengonsumsi botok atau pepes sarang tawon maka badan akan terjaga staminanya. Tentunya masakan ini cocok bagi Anda yang suka bekerja keras atau biasa sebagai orang lapangan. [sumber: Tribun Jabar]

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*

%d blogger menyukai ini: