CFO Muhammad Fajrin Rasyid Mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencoba aplikasi BukaBike kemarin (Jumat, 14/12)

Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Bandung Bisnis

Sekira pukul 13 siang kemarin (Jumat, 14/12) Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Saya turut hadir menyaksikan peresmian kantor ini bersama dengan Penggerak Bukalapak lainnya. Tidak saja kami, media dan blogger pun turut hadir dan meramaikan acara tersebut.

Acara peresmian Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung ini dibuka langsung oleh Muhammad Fajrin Rasyid selaku Chief Financial Officer (CFO). Dalam sambutannya, Fajrin Rasyid yang juga teman dari Ahmad Zaky (CEO BUkalapak) sama-sama mendirikan Bukalapak di sebuah sudut kamar kosan di Bandung menyebutkan, “Sebagai perusahaan teknologi, Bukalapak percaya bahwa talent atau tenaga di bidang teknologi merupakan sebuah elemen penting untuk perusahaan khususnya Bukalapak”.

“Hari ini Bukalapak memiliki 3 ribu karyawan, hampir separuhnya atau seribu lebih karyawan bekerja di bidang teknologi,” tambah Fajrin.

Bidang teknologi yang dimaksud oleh Fajrin adalah engineer, data cientist, artificial intelegent dan sebagainya. Karena teknologi-teknologi tersebut dalam penggarapannya banyak sekali melibatkan tenaga dari kota Bandung maka sejak bulan Nopember 2018 dibangun kantor R & D Bukalapak di Dago.

Usai sambutan dari CFO Bukalapak, Ridwan Kamil memberikan pidatonya sehubungan dengan peresmian kantor pengembangan dan riset Bukalapak di Dago.

“Tempatnya keren mewakili semangat baru dunia digital Indonesia, luar biasa ….,” puji RK kemarin di hadapan semua tamu undangan Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung.

Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

“Dunia digital sudah tidak bisa dilawan karena itu sudah sunatullah bahwa gelombang dunia digital senantiasa hadir, agar bisa menghadapinya perahunya supaya diperbaiki, jangan berlayar di ombak tenang tapi berlayarlah di ombak yang penuh dengan dinamika,” ungkap Ridwan Kamil dengan sedikit beranalogi.

Kemudian Kang Emil menjelaskan tentang Jawa Barat yang mewakili wajah Indonesia, problem yang dihadapi oleh Indonesia semua ada.

“Problem kota, desa, anak milenial ada di Jawa Barat, karena itulah Jawa Barat kini mendeklarasikan dirinya sebagai provinsi pariwisata dan provinsi digital,” ucap RK serius.

Kenapa pariwisata? Karena Jawa Barat adalah pulau yang Indah, potensinya ada dan akan digali oleh pemerintah setidaknya untuk 5 tahun ke depan.

Untuk bidang teknologi pun, masyarakat di Jawa Barat sudah ada yang membuat aplikasi desa. Pak gubernur tidak akan membuat baru tapi akan bekerjasama dengan pembuat aplikasi tersebut.

Bisnis via Digital. Ini poin utama yang ingin disampaikan oleh Ridwan Kamil dalam pidatonya kemarin saat peresmian kantor R & D Bukalapak Dago Bandung.

“Saya hanya bertugas selama 5 tahun, untuk itu saya nitip kepada Bukalapak (kantor R & D Bukalapak-red) bisa membantu dalam menciptakan aplikasi yang dibutuhkan oleh Jawa Barat,” tegas Kang Emil – panggilan akrab Ridwan Kamil selaku Gubernur terpilih Jawa Barat periode 2019 – 2024.

Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Pak Gubernur pun menambahkan bahwa pemerintah provinsi Jawa Barat pun merasa bangga dengan adanya unicorn seperti Bukalapak membuka kantor di Bandung.

Di sela-sela acara Bukalapak Buka Kantor Baru kemarin pun sempat dilakukan penandatangan MoU kerjasama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Bukalapak dengan membuat halaman BukaJabar di dalam aplikasi e-commerce Bukalapak.

CFO Muhammad Fajrin Rasyid Mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencoba aplikasi BukaBike kemarin (Jumat, 14/12)
CFO Muhammad Fajrin Rasyid Mendampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencoba aplikasi BukaBike kemarin (Jumat, 14/12)

BukaBike adalah subkategori produk yang hadir di halaman khusus warga Jawa Barat yaitu halaman BukaJabar. Di laman ini pula pelapak Jawa Barat diperbolehkan memajang produknya terutama mereka yang mendaftakan akun Bukalapak lewat Penggerak Bukalapak.

Ada satu produk BukaJabar yang sedang diujicobakan di lingkungan kampus ITB yaitu BukaBike. Dengan BukaBike pengguna smartphone tinggal membuka aplikasi BukaBike lalu memindai barcode yang tertera pada sepeda yang akan dipinjamnya untuk berkendara.

“Ini (BukaBike-red) dibutuhkan sebagai alternatif bergerak, potensinya besar karena akan dibutuhkan di tempat-tempat pariwisata di Jawa Barat,” imbuh RK sesaat sebelum dirinya mencoba sepeda berbasis QR Code, BukaBike.

Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Kantor Research and Development Bukalapak di Bandung Diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Saya di depan kantor Research and Development Bukalapak di Bandung yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil [dok.pri]
Itulah sedikit informasi reportase yang bisa saya berikan, semoga dengan hadirnya kantor research and develepoment Bukalapak bisa meningkatkan semua target pembangunan yang dicita-citakan oleh Jawa Barat terutama sektor pariwisata dan bisnis berbasis teknologi. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.