Revitalisasi SMK dengan Kurikulum Berbasis Kebutuhan (Demand Driven)

Umum

Revitalisasi SMK dengan Kurikulum Berbasis Kebutuhan (Demand Driven) – Pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah memasuki tahun ketiga dan masyarakat sudah pula melihat beberapa dampak positif, seperti:

  • Adanya peningkatan kebekerjaan lulusan SMK,
  • Menurunnya persentase tingkat pengangguran terbuka (TPT) dari lulusan SMK,
  • Jumlah lulusan SMK yang bekerja mengalami tren kenaikan.

SMK BISA HEBAT_Dampak Revitalisasi SMK
[istimewa]
Pada bulan Februari tahun 2016 tercatat sebanyak 12,37 juta, kemudian meningkat menjadi 13,53 juta pada 2017 serta sebanyak 14,54 juta orang pada tahun 2018. Sementara itu, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS menunjukkan tren penurunan TPT lulusan SMK, yaitu tahun 2016 sebesar 9,84% dan pada tahun 2017 sebesar 9,27%. Lalu pada tahun 2018 sebesar 8,92%.

Revitalisasi SMK dengan Kurikulum Berbasis Kebutuhan (Demand Driven)

Mendikbud menyatakan optimismenya terhadap program Revitalisasi SMK yang secara efektif dimulai pada tahun 2017. Revitalisasi SMK mendorong penyelarasan kurikulum yang berbasis kebutuhan (demand driven). Serta kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) semakin ditingkatkan.

Penyiapan guru-guru produktif juga terus dilakukan. Penguatan kelembagaan SMK sebagai lembaga sertifikasi profesi pihak 1 (LSP-P1) juga terus didorong. Sehingga tingkat kebekerjaan lulusan SMK meningkat, juga mampu bersaing di level internasional. Materi Pengembangan muatan Revolusi Industri 4.0 menjadi muatan wajib bagi sekolah penerima bantuanĀ #RevitalisasiSMK.

Sembilan jenis muatan industri 4.0 tersebut di antaranya Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR), 3D Printing, Tourism Promotion, Game Development, Smart School, Internet of Things, E-Commerce, dan Kewirausahaan.

SMK BISA HEBAT_Spektrum Bidang Keahlian SMK
[istimewa]
SMK BISA HEBAT_Model Revitalisasi SMK
[istimewa]
SMK BISA HEBAT_Skema Penyelarasan Kurikulum
[istimewa]
Kini, siswa SMK semakin percaya diri. Sebagai bagian dari angkatan kerja Indonesia yang terus berinovasi dan menghadirkan karya nyata. #SMKhebat

artikel ini disiapkan oleh Tim Komunikasi Pemerintah Kemenkominfo dan Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.