BAZNAS Kota Bandung Menggelar Program Khitan Massal Gratis Serentak di 5 Rumah Sakit

BAZNAS Kota Bandung Menggelar Program Khitan Massal Gratis Serentak di 5 Rumah Sakit

Belum lama ini (Rabu 23 Maret 2022) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bandung menggelar Program khitan massal gratis secara serentak di lima rumah sakit (RS) di Kota Bandung. Dan sejak pagi pukul 07.00 WIB, puluhan anak laki-laki sudah ramai di ruang tunggu di RSUD Bandung Kiwari.

Bersama orang tuanya, mereka tengah menanti giliran – Raihan Lukman (6 tahun), salah satu peserta sunat datang bersama ayah dan ibunya. Imas Rosita, ibunda Raihan bercerita, “(memang-red) anaknya yang sudah kepengen disunat.”

“Dengan adanya khitan massal gratis ini saya tidak perlu mengeluarkan biaya,” tambahnya.

Raihan di rumahnya empat bersaudara, ia anak ke-3. Dua kakaknya sudah dikhitan beberapa tahun lalu. Dan layaknya anak-anak baru beres disunat, Raihan pun meminta hadiah.

“Mau mobil remote,” pinta Raihan saat ditanya hadiah yang diinginkannya.

Progam ini merupakan gelaran yang bertemakan Tali Asih Ramadhan Baznas Kota Bandung. Ahmad Husen selaku ketua panitia menjelaskan, “Pembagian khitan di lima RS ini untuk memudahkan peserta mendatangi lokasi khitan.”

“Lima rumah sakit yang menjadi tempat khitanan massal gratis ini antara lain, RS Dokter Salamun, RSUD Bandung Kiwari, RS Al Islam, RSUD Ujungberung, dan RS Muhammadiyah,” urai Ahmad.

Ada sekitar 211 anak yang menjadi peserta khitan massal gratis ini. Di RS Al Islam, terdapat 46 peserta. Lalu, RS Salamun sebanyak 34 peserta, RS Muhammadiyah (36 peserta), RSUD Ujungberung (30 peserta).

“Sedangkan di RSUD Bandung Kiwari sendiri ada 58 anak yang ikut khitan. Kami juga memberikan kursi tambahan untuk tujuh anak yang mendaftar secara dadakan di lokasi,” tambah Ahamd.

Adapun mekanisme pelaksanaan khitan massal ini menggunakan metode laser yang notabene metode laser dinilai lebih unggul dibandingkan sunat biasa. Pasalnya, metode ini terbilang efektif serupa dengan teknik bedah listrik.

“Anak yang dikhitan dapat sembuh lebih cepat dari luka. Dan belum banyak pelayanan medis di Indonesia yang menyediakan fasilitas ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Arif Ramdani selaku Wakil Ketua IV Baznas Kota Bandung, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan khitanan massal ini untuk membantu masyarakat muslim Kota Bandung yang ingin mengkhitankan putranya sesuai dengan tuntunan kesehatan dan syariat Islam.

“Orangtua yang anaknya akan disunat mengisi formulir yang diserakan ke lurah. Sertakan juga KK dan KTP. Anak-anak juga harus swab dulu. Jika positif, berarti belum bisa mengikuti khitan ini,“ ungkap Arif.

dr. Nuning Nurvita Rahayu Wakil Direktur Pelayanan RSUD Bandung Kiwari – salah satu mitra rumah sakit yang terpilih, juga memberikan harapannya. Adanya kegiatan massal ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mewujud ketaatan dalam melaksanakan perintah Allah.

“Perintah khitan ini turun sejak zaman Nabi Ibrahim dan terus dilaksanakan oleh anak keturunan beliau sampai kepada Nabi Muhammad saw. Khitan ini ibadah wajib untuk menunjang ibadah lainnya,” ujar Nuning.

Dengan khitan ini bisa membantu anak-anak untuk bisa menyempurnakan ibadah mereka setelah balig kelak. “Kami berharap niat kita semua untuk mengantarkan anak-anak kita tercinta ini melaksanakan khitan, bisa menjadi penyempurna ibadahnya saat mereka balig nanti,” pungkasnya.


ARTIKEL LAIN : Cara Memilih Makanan Sehat


Share

Leave a Reply

%d bloggers like this: