National Geo-Smart Competition 2014 di UPI Bandung

UPI Kembali Gelar National Geo-Smart Competition 2014 (Olimpiade Geografi Nasional) – UPI Bandung, 8-9 November 2014 – BEM Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi kembali menggelar Olimpiade Geografi Nasional yang dikenal dengan nama National Geo-Smart Competition 2014. Olimpiade yang digelar untuk siswa-siswi SMA/SMK/MA/sederajat se-Indonesia ini diadakan pada 8-9 November 2014 dengan pembukaan yang bertempat di Auditorium FPMIPA. Kegiatan ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Rif’al Aji dan Zahra dari Geografi 2014 serta dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yag dipandu oleh Voice of Geography.

“Kegiatan GEOSAC 2014 ini merupakan olimpiade tahunan ke-7 UPI yang diharapkan mampu melahirkan generasi penerus bangsa yang dapat diandalkan oleh Indonesia melalui Geografi”, ujar Vicky selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya. Kegiatan ini pun turut dihadiri oleh para dosen dan dibuka oleh Ketua Departemen Pendidikan Geografi yakni Dr. Hj. Epon Ningrum M.Pd.

Kegiatan yang mengangkat tema “Geografi Untuk Indonesia Berdikari” ini diikuti oleh lebih dari 164 tim (328 peserta) yang tersebar di hampir 18 provinsi di Indonesia. GEOSAC 2014 diawali dengan seleksi video edukatif secara tim, dimana melalui seleksi tersebut akan dipilih 100 tim terbaik yang selanjutnya menjadi 200 finalis untuk mengikuti tahap selanjutnya di Bandung.

Tahap seleksi berikutnya yang harus diikuti oleh seluruh finalis GEOSAC 2014 ini adalah tes tulis yang terdiri dari tes pilihan ganda, tes multimedia dan tes peta buta yang akan menguji kemampuan spasial finalisnya. Dan seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari pertama yang bertempat di Auditorium FPMIPA dengan disertai kegiatan pameran alat-alat praktikum yang dimiliki Departemen Geografi sebagai langkah untuk mensosialisasikan bentuk dan cara penggunaannya.

Pada hari kedua yakni Minggu, 9 November 2014 diadakan Seminar Nasional bagi para guru pembimbing serta mahasiswa UPI dengan pembicara yakni Ir. Sinung Baskoro M.T (Kepala Museum Geologi Bandung) yang bertempat di Auditorium FPIPS UPI. Dengan tema yang sama, judul yang diangkat dalam seminar ini adalah Potensi Sumber Daya Alam Indonesia yang mengajak hadirin untuk menghayati berbagai kekayaan alam Indonesia khususnya geologi untuk dapat menjadikan bangsa ini lebih berdikari sesuai dengan tema GEOSAC 2014.

National Geo-Smart Competition 2014 di UPI Bandung

Sedangkan di saat yang bersamaan seluruh finalis GEOSAC 2014 melaksanakan seleksi tahap kedua yakni GEOTRACK di kawasan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung. Kegiatan inilah yang membedakan kegiatan GEOSAC UPI dengan olimpiade geografi sejenisnya, dimana seluruh finalis akan diajak tracking edukatif untuk menyusuri kawasan Maribaya hingga Dago Pakar. Finalis akan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang telah disediakan berkenaan langsung dengan fenomena geografi yang terdapat di sepanjang track kawasan Tahura Djuanda ini. Sehingga ilmu geografi dapat lebih aplikatif dan menyenangkan dan turut mempromosikan potensi wisata edukatif yang ada di kota Bandung.

 National Geo-Smart Competition 2014 ini ditutup dengan kegiatan hiburan dari “Geografi Menari” yang membawakan tarian Jaipong khas Jawa Barat, Voice of Geography, “Geografi Bersastra” yang membawakan musikalisasi puisi bertajuk Pesan untuk Indonesia, dan Geografi Akustik. Di akhir penutupan, diumumkanlah 10 besar juara dan juara video terbaik serta video terfavorit yang berhak mendapatkan hadiah yang telah disiapkan panitia. Dan alhasil, Bayu Amiran (Siswa asal SMAN 1 Babakan) berhasil menyabet juara 1 GEOSAC 2014 ini dan berhak mendapatkan Piala dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Medali, Uang Pembinaan, dan Sertifikat.

Berikut ini para juara di National Geo-Smart Competition 2014 selengkapnya.
1. Bayu Amiran – SMAN 1 Babakan, Cirebon
2. Keanu O’ Anwar – SM Yayasan Pupuk Kaltim, Kalimantan Timur
3. Muhammad Rusmul – MAN Insan Cendekia Serpong
4. Aldi Aldinar – SMAN 1 Cisarua
5. Stephanie Tanus – SMA Santa Ursula Jakarta
6. Adam Taufan – SMAN 3 Kota Sukabumi
7. Made Nandini – SMAN 3 Denpasar, Bali
8. Aisah Catur – MAN Purbalingga
9. Nur Kholik – SMAN 1 Cilacap
10. Johan Ferdian – SMA SMART Ekselensia

Sedangkan untuk Juara Video Terbaik diraih oleh SMA Santa Ursula Jakarta dan Video Terfavorit diarih oleh SMAN 77 Jakarta untuk kedua kalinya. Kegiatan ini ditutup dengan acara foto bersama para juara beserta guru pembimbing dan disambut dengan Hymne Geografi dari VOG. “Acara GEOSAC UPI 2014 ini seru sekali, peserta tidak hanya olimpiade, tapi ada Geo-Tracknya juga. Ini Olimpiade terbaik yang pernah saya ikuti, dengan sistem yang dibuat panitia membuat seluruh Finalis dapat berbaur dan menjadi teman yang baik. Salam Geografi!”, tutur Thamora, salah satu Finalis asal SMAN 1 Simanindo, Sumatra Utara.

Dengan berakhirnya penutupan acara ini maka berakhir pula seluruh rangkaian National Geo-Smart Competition 2014, semoga Indonesia Berdikari yang digadang-gadang menjadi salah satu visi acara ini dapat tercapai melalui Geografi. Salam Geografi ! Salam Indonesia Berdikari ! (VT)

Grand Opening & Math Games UPI 2014

Grand Opening & Math Games UPI 2014 – Minggu, 9 November 2014, bertempat di Auditorium Gedung FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia telah dilangsungkan perhelatan Grand Opening Gema Mahasiswa Matematika Universitas Pendidikan Indonesia 2014. Grand Opening GMM ini dimaksudkan untuk membuka seluruh rangkaian acara GMM dimulai dari Math Games, OMIM, LKTI, LEMNAS, CCM, hingga CTM.

Grand Opening & Math Games UPI 2014

Dalam Grand Opening ini menampilkan persembahan penyambutan berupa tari-tarian, laporan dari Ketua Pelaksana, sambutan dari Ketua BEM Himatika ‘Identika’ UPI dan Ketua Departemen Pendidikan Matematika UPI, Bapak Drs. Turmudi, M. Ed., M.Sc., Ph.D., serta penampilan musik dari mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika. Secara simbolik Gema Mahasiswa Matematika resmi dibuka dengan pemukulan gong oleh Ketua Departemen Pendidikan Matematika.

“Secara keseluruhan Grand Opening GMM tahun ini sangat bagus, saya sangat menikmati dari awal hingga akhir acara.” kata Bapak Drs. Turmudi, M. Ed., M.Sc., Ph.D. Grand Opening GMM dihadiri oleh seluruh peserta Math Games dari SD/MI/sederajat se-Bandung Raya karena setelah Grand Opening selesai akan dilanjutkan dengan lomba tersebut.

Math Games adalah lomba matematika untuk SD/MI/sederajat se-Bandung Raya. Peserta Math Games yang mengikuti lomba berjumlah 37 regu. Mekanisme dari Math Games ini adalah post-to-post, siswa diajak mengelilingi rute yang disediakan di sekitar UPI dipandu oleh seorang pemandu dan siswa berlomba sambil bermain dengan games-games seru berkaitan dengan matematika. Terdapat 6 pos yang harus dilalui oleh para siswa, yaitu Pos Konversi Satuan, Pos FPB dan KPK, Pos Jam, Pos Bilangan, Pos Geometri, dan Pos Phytagoras. Math Games dimulai pada pukul 10.15 sampai pukul 13.30 WIB

Agenda GMM selanjutnya:
1. OMIM pada tanggal 15-16 November 2014
2. Penyisihan 1 CTM dan CCM pada tanggal 23 November 2014
3. Final LKTI pada tanggal 23 November 2014
4. Penyisihan 2 CTM dan CCM pada tanggal 29 November 2014
5. Semifinal dan Final CTM dan CCM pada tanggal 30 November 2014
6. Pembagian hadiah pemenang dan Closing pada tanggal 30 November 2014.[destinasia]

UKB GOL : Wadah UMKM Kabupaten Bandung

Membuat wadah atau semacam komunitas yang anggotanya terdiri dari UMKM yang ingin selangkah lebih maju dengan cara Internet Marketing sudah terlahir.

Awalnya saat seminar Internet Marketing bagi UMKM yang berlangsung meriah di kabupaten Bandung beberapa hari yang lewat (30/10). Gigin atau biasa disapa Aa Gin menanyakan perihal upaya pemerintah membuat semacam wadah bagi para UMKM se-kabupaten yang siap go online. (BACA: Di Sini)

Secara spontan, nara sumber dan moderator memikirkan langkah awal membentuk wadah tersebut. Aufa Arham dan Ade Truna selaku nara sumber berdiskusi singkat dengan Anita Emmayanti yang pada saat itu menjadi moderator, “Gimana kalau membuat grup di Facebook sebagai wadah para UMKM (yang hadir saat itu – red)?” tanya Emma kepada penulis.

Taklama setelah itu, lahirlah grup Facebook bernama UMKM Kab. Bandung Go Online. Dan pada akhirnya, sebuah akronim lahir berikut logo wadah para “UMKM; UKB GOL” namanya. Di dalam logo-nya, terdapat makna, semisal target pasar tepat sasaran, UMKM melesat maju semuanya dilakukan dengan cara online.

Dengan adanya wadah bagi para pelaku UMKM ini diharapkan bisa melahirkan pelaku usaha yang handal dan siap menghadapi MEA 2015 dan kalau pun tidak, mampu menumbuhkan rasa percaya diri menjadi bagian dari pengguna internet sebagai pebisnis dengan jangkauan pasar yang luas (global).

Inilah logo UKB GOL

UKB GOL : Wadah UMKM Kabupaten Bandung

Semoga dengan adanya wadah UKB GOL masyarakat kabupaten bisa saling berkomunikasi dan berbagi seputar bisnis online dan internet marketing bisa semakin memasyarakat. Amin [adetruna]

Aksi Tanpa Atribut Persib Seorang Ridwan Kamil

Berikut ini potret Aksi Tanpa Atribut Persib Seorang Ridwan Kamil

Aksi Telanjang Dada Seorang Ridwan Kamil
foto: facebook

Melansir pemberitaan Sindonews, suporter setia Maung Bandung, Bobotoh baik itu Viking dan yang lainnya masih dalam masa hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sebagai efek dari kerusuhan pada Indonesia Super League (ISL) musim 2013.

Sebagai bentuk dukungan kepada persib, Kang Emil-sapaan akrab bandung satu ini rela berpolos dada. Tujuannya sebagai bentuk solidaritas sebab sanksi PSSI terhadap bobotoh yang melarang bobotoh datang di saat Persib bertanding atau away, akhirnya bobotoh diperbolehkan masuk stadion asalkan tidak memakai atribut berbau Persib.

foto: teta ayund

foto: teta ayund

Atas dasar itulah walikota Bandung pun saat orasi memberikan support untuk Persib di Jakabaring Palembang, tampil dengan tanpa atribut Persib seperti hanya Yana Bool di sampingnya … Ah Pak Wali sok aya-aya wae 😀 [atep]

Rute Trayek Transportasi Umum Bandung Soreang & Sekitarnya

Inilah Rute Trayek Transportasi Umum se-Bandung Raya yang meliputi; Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.

Rute Trayek Transportasi Umum Bandung Soreang & Sekitarnya
Rute Trayek Transportasi Umum Bandung Soreang & Sekitarnya 

Daftar trayek angkutan umum di Bandung :
01A. Abdul Muis-Cicaheum via Binong (hijau-kuning)
01B. Abdul Muis-Cicaheum via Aceh (hijau-merah tua)
02. Abdul Muis – Dago (hijau-orange)
03. Abdul Muis – Ledeng (hijau-biru muda)
04. Abdul Muis – Elang (orange-hijau)
05. Cicaheum – Ledeng (hijau-hitam)
06. Cicaheum – Ciroyom (kijang/panther hijau-orange-hijau)
07. Cicaheum – Ciwastra – Derwati (coklat-krem-coklat)
08. Cicaheum – Cibaduyut (merah-krem-merah)
09. Stasiun Hall – Dago (hijau-orange-hijau)
10. Stasiun Hall – Sadang Serang (hijau-kuning-hijau)
11A. Stasiun Hall – Ciumbeuleuit via Eyckman (hijau-biru-hijau)
11B. Stasiun Hall – Ciumbeuleuit via Cihampelas (hijau-biru-hijau)
12. Stasiun Hall – Gede Bage (hijau muda-hijau)
13. Stasiun Hall – Sarijadi (biru muda -hijau / ada tulisan Lintas Husein)
14. Stasiun Hall – Gunung Batu (biru muda -hijau / ada tulisan Lintas Husein)
15. Ledeng – Margahayu Raya (kijang/panther biru-kuning-biru)
16. Dago – Riung Bandung Permai (putih-hijau)
17. Dago – Pasar Induk Caringin (orange-putih-hijau)
18. Dipatiukur – Panghegar Permai (putih-kuning-hijau)
19A. Ciroyom – Sarijadi via Sukajadi (hijau-krem-hijau)
19B. Ciroyom – Sarijadi via Sederhana (hijau-krem)
20. Ciroyom – Bumi Asri (hijau-orange)
21. Ciroyom – Cikudapateuh (putih-kuning-hijau)
22. Sederhana – Buah Batu (biru-hijau)
23. Sederhana – Cijerah (hijau-merah-hijau)
24. Sederhana – Cimindi (biru muda -hijau / ada tulisan Lintas Husein)
25. Ciwastra – Ujungberung (biru muda-kuning-biru muda)
26. Tegalega – Cisitu (ungu-hijau)
27. Ciwastra – Cijerah (abu abu-hijau)
28. Elang – Gede Bage – Ujungberung (biru-krem-hijau)
29. Abdul Muis – Mengger (orange-hijau)
30. Elang – Cicadas (merah-hijau)
31. Ciroyom – Antapani (coklat-hijau)
32. Cicadas – Cibiru (hijau-biru-hijau)
33. Sekemirung – Bumi Panyileukan (pink-hijau)
34. Sadang Serang – Caringin (biru muda-hijau)
35. Cibaduyut – Karang Setra (kuning-hijau)
36. Halteu Andir – Cibogo Atas (biru muda -hijau / ada tulisan Lintas Husein)
* Gegerkalong – Sarijadi (kuning-hijau)
* Gegerkalong – Sukamulya (hijau)

Daftar angkutan kota lintas kota Bandung:

  1. Cicaheum – Cileunyi
  2. Ciroyom – Ciburial
  3. Ciroyom – Lembang
  4. Ciwastra – Ciparay via Sapan
  5. Elang – Melong Asih
  6. Ledeng – Cimahi
  7. Ledeng – Parongpong
  8. Leuwipanjang – Cimahi – Padalarang
  9. Leuwipanjang – Soreang
  10. Pasar Induk Caringin – Soreang
  11. Pasar Induk Gede Bage – Majalaya via Sapan
  12. Pasar Induk Gede Bage – Majalaya via Sayang
  13. Sarijadi – Ciwaruga – Parongpong
  14. Sarijadi – Ciwaruga – Pesantren Cibabat
  15. Stasiun Hall – Cimahi – Padalarang
  16. Stasiun Hall – Lembang
  17. Tegalega – Banjaran
  18. Tegalega – Ciparay
  19. Tegalega – Cipatik
  20. Tegalega – Mahmud 

Daftar angkutan kota luar kota Bandung:

  1. Cibaduyut – Bale Endah
  2.  Cibaduyut – Banjaran
  3.  Cibaduyut – Soreang
  4.  Cicalengka – Limbangan
  5.  Cimahi – Batujajar – Ciilin
  6.  Cimahi – Cibeber
  7.  Cimahi – Cimindi
  8.  Cimahi – Cisarua
  9.  Cimahi – Contong
  10.  Cimahi – Padalarang
  11.  Cimahi – Parongpong
  12.  Cimahi – Soreang via Patrol
  13.  Cimindi – Cipatik
  14.  Cimindi – Marga Asih via Cibaligo
  15.  Cimindi – Marga Asih via Kebon Kopi
  16.  Cileunyi – Cicalengka
  17.  Cileunyi – Majalaya
  18.  Cileunyi – Terminal Ciakar
  19.  Ciwidey – Patengang
  20.  Lembang – Cikole
  21.  Lembang – Maribaya
  22.  Lembang – Parongpong
  23.  Majalaya – Cicalengka
  24.  Majalaya – Ciparay
  25.  Majalaya – Pacet
  26.  Padalarang – Cikalongwetan
  27.  Padalarang – Rajamandala
  28.  Soreang – Banjaran
  29.  Soreang – Cipatik
  30.  Soreang – Ciwidey
  31.  Soreang (Sayati) – Dayeuhkolot 

Daftar Bis kota di Bandung:

  1. Cicaheum – Majalaya via Cicalengka
  2. Cimahi – Jatinangor via Tol Baros (AC)
  3. Ciroyom – Cijenuk
  4. Ciroyom – Cililin
  5. Ciroyom – Cipeundeuy
  6. Ciroyom – Gunung Halu
  7. Ciroyom – Sindangkerta
  8. Ciroyom – Wanayasa
  9. Kebon Kalapa – Majalaya via Bale Endah
  10. Leuwipanjang – Cipeundeuy via Tol Pasirkoja
  11. Leuwipanjang – Ciwidey
  12. Leuwipanjang – Pangalengan
  13. Leuwipanjang – Sindangkerta via Tol Pasirkoja

Daftar berangkat bis antar kota dalam propinsi dari Bandung ke:
Banjar – Bekasi – Bekasi Kota Harapan Indah – Bogor – Bungbulang – Cibinong – Cikarang – Cileungsi – Cirebon – Depok – Garut – Indramayu via Palimanan – Indramayu via Subang – Indramayu via Tol Cipularang – Karangnunggal – Kuningan via Cikijing – Kuningan via Cirebon – Pameungpeuk – Pangandaran – Singajaya – Singaparna – Sukabumi – Tasikmalaya.

Daftar berangkat bis antar kota antar propinsi dari Bandung ke:
Blitar – Blora – Bojonegoro – Bumi Ayu – Cepu – Cilacap – Denpasar – Jakarta Kali Deres – Jakarta Kampung Rambutan – Jakarta Lebak Bulus – Jakarta Pulo Gadung – Jakarta Tanjung Priok – Jepara – Kudus – Lasem – Madiun – Madura – Magelang – Merak via Puncak – Merak via Tol Cipularang – Pandeglang – Pekalongan – Purwokerto via Cirebon – Purwokerto via Tasikmalaya – Rembang – Semarang – Solo via Semarang – Solo via Yogyakarta – Surabaya via Semarang – Surabaya via Yogyakarta – Tegal – Wonogiri – Wonosari – Wonosobo – Yogyakarta – Pulau Sumatera.
 
Daftar Taksi di Bandung (sebagian ada nomor telepon):

  1. Bandung Metropolitan 
  2. Blue Bird (Telp : 022-7561234)
  3. Centris Cipaganti
  4. Gemah Ripah (Telp : 022-4217070)
  5. Kota Kembang (Telp : 022-7312313)
  6. Primkopau
  7. Putera (Telp : 022-5407533)
  8. Rina Rini  

Daftar Kereta Api berangkat dari Bandung:

  • Argo Parahyangan : Gambir – Bandung (6x/day) Eksekutif, Bisnis
  • Argo Wilis : Surabaya Gubeng – Bandung (1x/day) Eksekutif
  • Baraya Geulis : Padalarang – Cicalengka Komuter
  • Harina : Semarang Tawang – Bandung (1x/day) Eksekutif, Bisnis
  • KA Lokal Cianjur : Lampegan – Cianjur – Ciroyom (2x/day) Ekonomi
  • KA Lokal Cibatu : Purwakarta – Kiaracondong – Cibatu (1x/day) Ekonomi
  • Kahuripan : Kediri – Padalarang (1x/day) Ekonomi
  • KRD Bandung Raya : Padalarang – Cicalengka Komuter
  • KRD Bandung Patas : Bandung – Cicalengka Komuter
  • Kutojaya Selatan : Kutuarjo – Kiaracondong (1x/day) Ekonomi
  • Lodaya : Solo Balapan – Bandung (2x/day) Eksekutif, Bisnis
  • Malabar : Malang – Bandung (1x/day) Eksekutif, Bisnis, Ekonomi Plus
  • Mutiara Selatan : Surabaya Gubeng – Bandung (1x/day) Bisnis
  • Pasundan : Surabaya Gubeng – Kiaracondong (1x/day) Ekonomi
  • Rencang Geulis : Padalarang – Cibatu Komuter
  • Serayu : Jakarta Kota – Kiaracondong – Kroya (2x/day) Ekonomi
  • Turangga : Surabaya Gubeng – Bandung (1x/day) Eksekutif


Daftar Pesawat berangkat dari Bandung:

  • AirAsia : Kuala Lumpur – Bandung (1x daily)
  • Citilink : Denpasar – Bandung (2x daily)
  • Garuda Indonesia : Surabaya – Bandung (1x daily)
  • Indonesia AirAsia : Denpasar – Bandung (2x daily)
  • Indonesia AirAsia : Kuala Lumpur – Bandung (3x daily)
  • Indonesia AirAsia : Medan – Bandung (2x daily)
  • Indonesia AirAsia : Pekanbaru – Bandung (1x daily)
  • Indonesia AirAsia : Singapore – Bandung (2x daily)
  • Indonesia AirAsia : Surabaya – Bandung (2x daily)
  • Lion Air : Balikpapan – Bandung (1x daily)
  • Lion Air : Banjarmasin – Bandung (1x daily)
  • Lion Air : Batam – Bandung (1x daily)
  • Lion Air : Denpasar – Bandung (2x daily)
  • Lion Air : Makassar – Bandung (1x daily)
  • Lion Air : Medan – Bandung (2x daily)
  • Lion Air : Surabaya – Bandung (2x daily)
  • Merpati Nusantara : Bandar Lampung – Bandung (1x daily)
  • Merpati Nusantara : Denpasar – Surabaya – Bandung (1x daily)
  • Merpati Nusantara : Mataram – Surabaya – Bandung (1x daily)
  • Merpati Nusantara : Semarang – Bandung (1x daily)
  • Merpati Nusantara : Yogyakarta – Bandung (Rabu, Jumat, Minggu)
  • SilkAir : Singapore – Bandung (1x daily)
  • Sky Aviation : Batam – Bandung (3x weekly)
  • Sriwijaya Air : Surabaya – Bandung (1x daily)
  • Wings Air : Yogyakarta – Bandung (1x daily)

—–
Sumber: http://archive.kaskus.co.id/thread/3659790/

Insiden Gapura Selamat Datang di Sumedang Ambruk

Berawal dari seorang netizen asal Majalengka, Panji – Klik Soreang mengetahhui berita perihal ambruknya Gapura Selamat Datang di Sumedang.

Kronologis kejadiannya, melansir pemberitaan Detik Online, sebuah truk hidrolik telah meruntuhkan gapura tersebut. Truk yang mengangkut batubara melewati daerah Ciherang, saat melewati gapura selamat datang di Sumedang, hidrolik yang ada di punggung truk telah menariknya hingga ambruk.

Insiden Gapura Selamat Datang di Sumedang Ambruk
Insiden Gapura Selamat Datang di Sumedang Ambruk | foto: Panji X Anom

Insiden Ambruknya Gapura Selamat Datang di Sumedang ini terjadi saat hujan lebat menyiram Sumedang jam lima sore pada hari ini (Senin, 13/10). Seperti yang disampaikan oleh Kapolsek Sumedang Selatan Kompol Dilam saat di-crosscheck pihak detikcom via ponsel, “Kendaraan batubara telah melintas, kemudian hidroliknya terbuka sehingga menyangkut di gapura samapi tertarik lalu ambruk seketika. Masih beruntung lalulintas tengah sepi saat insiden ini terjadi, dan takada korban jiwa.”

Sopir mobil batubara kini telah diamankan pihak kepolisian. Efek dari kejadian ini otomatis arus lalin di Sumedang terputus dari kedua arah. Dan kemacetan panjang takbisa dielakkan. Pihak kepolisian mengarahkan semua kendaraan baik dari Bandung dan Sumedang ke jalur Rancakalong. []

Kagum dan Bangga dengan Stadion BLA Gedebage

Kagum dan bangga! Perasaan itu yang pertama saya rasakan ketika tiba di Stadion Bandung Lautan Api, Gedebage. Bagaimana tidak, meski pembangunan belum selesai, tapi secara keseluruhan fisik bangunan itu sangat mengagumkan!

Saya dan teman-teman sekantor, berjumlah 25 orang, alhamdulillah tadi malam berkesempatan menyaksikan pertandingan persahabatan antar Persib dan Malaysia Super League Selection. Kami memasuki area stadion dari jalan Cimencrang, yang masuk dari samping Polda Jabar, menjelang rel kereta api jalanan langsung macet karena tumpukan kendaraan yang didominasi oleh ratusan motor Bobotoh. Ketika menjelang gerbang komplek Cempaka Arum kemacetan kian parah karena tambahan kendaraan dari arah Derwati. 

Stadion Gedebage di desain berstandar internasional dengan memakai rumput dari jenis Zoysia Matrella (Linn) Merr yakni rumput kelas satu standar FIFA. 

Dengan susah payah, akhirnya kami bisa memarkirkan motor di komplek Cempaka Arum, karena motor tak mungkin lagi diteruskan masuk ke area stadion. Kami melanjutkan dengan jalan kaki. Jarak dari Cempaka Arum ke stadion begitu dekat, paling cuma 500 meteran.

Setelah berjubel di gerbang masuk akhirnya kami bisa masuk stadion megah ini. Seperti serombongan anak kecil masuk area permainan, kami berlari kesana kemari riang gembira. Kami menempati tribun timur bagian atas, karena bagian bawah telah penuh.

Seperti mayoritas bobotoh yang lainnya, kami sebelum duduk sibuk berfoto ria, selfi, dll, memanfaatkan segala kemegahan stadion kebanggaaan warga jabar ini. Stadion yang selama ini dinanti-nantikan oleh seluruh pecinta sepakbola jabar, yang selama ini saya hanya bisa melihatnya di media, sekarang kami sudah ada di dalamnya.

Stadion Bandung Lautan Api, Gedebage adalah salah satu dari 10 stadion termegah di Indonesia. Dengan kapasitas 40.000 penonton berdasarkan kursi, jika tanpa kursi mampu menampung 72.000 penonton, terdiri dari dua lantai. Berbagai kemewahan sebuah stadion type A langsung terlihat. Kursi penontonnya bagus, bermerk Ferco S204L-C TIP UP. Konon kursi ini berasal dari Inggris yang dibuat langsung oleh pabrik di Malaysia, keunggulannya adalah: kuat tahan lama dan tahan bakar mempunyai titik leleh > 1 jam, multi fungsi, bisa melipat sendiri, efisiensi terhadap ruang & harga. Kursi ini sama dengan kursi penonton di Old Trafford, kandangnya MU FC.

Stadion Gedebage di desain berstandar internasional dengan memakai rumput dari jenis Zoysia Matrella (Linn) Merr yakni rumput kelas satu standar FIFA. Untuk lintasan atletiknya dilapisi sejenis lapisan karet yang diimpor dari Jerman. Stadion ini dilengkapi dengan lapangan sepakbola, atletik, kantor, sirkulasi, tribun atap full keliling, servis, papan skor digital (Big Screen), LED e-board.

Kick off pertandingan dimulai jam 20.30 setelah sebelumnya diawali dengan pertandingan “hiburan” antara Pemkot melawan artis lokal Bandung. Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kesenian, ada juga perform dari The Panas Dalam. Dihadiri pula oleh wali kota bandung Ridwan Kamil, Gubernur jabar Aher dan Wagub Demiz.

Tim Malaysia Super League sendiri diperkuat oleh dua mantan penggawa persib, yaitu Hilton Moriera dan Marcio Sauza. Bagi Persib pertandingan ini adalah sebagai persiapan menghadapai babak 8 besar Liga Super Indonesia, dimana Persib sebagai runner up wilayah barat akan berada di grup A bersama Persibaya, PBR, Persela dan Mitra Kukar. Pertandingan ini sendiri sebagaimana yang diungkapkan Janur sebagai pemantapan skema menyambut laga perdana melawan PBR pada tanggal 6 Oktober nanti.

Jalannya pertandingan secara keseluruhan sangat menarik. Persib sebagai tuan rumah langsung mengurung pertahanan tim tamu. Tapi rapatnya pertahanan tim MSL sendiri begitu solid. Akhirnya, Makan Konate mampu memecah kebuntuan setelah gol dari titik putih pada menit ke-34. Sebelumnya, bek Malaysia kedapatan handsball. Maung Bandung unggul sementara 1-0.

Di babak kedua Firman Utina, dan Ferdinand Sinaga masuk. Pergantina ini ternyata membuahkan hasil positif. Ferdinand Sinaga mencetak gol kedua Persib di menit ke-64. Berawal dari kesalahan fatal yang dilakukan penjaga gawang lawan, Ferdinand dengan cepat melakukan tembakan ke gawang Malaysia. Maung Bandung unggul 2-0. Dua menit berselang Djibril akhirnya mencetak gol di laga ini di menit ke-66. Berawal dari Supardi yang menyisir sisi kiri pertahanan Malaysia, bola diberikan kepada Djibril dan mampu mengkonversi jadi gol.

Hingga peluit akhir berbunyi skor ini tak berubah. Kemenangan bagi Persib sebagai kado ultah kota Bandung. Kebanggaan buat kami; Persib memenangkan pertandingan dengan skor telak dan kemewahan stadion Bandung Lautan Api.

Keluar dari stadion dan pulang, kami memiliki asa, asa yang saya rasa dimiliki oleh setiap bobotoh Persib, yaitu Juara. Dengan kemegahan kandangnya, dengan keprofesionalan manajemennya, dengan melimpahnya sponsor, dengan kebesaran nama dan sejarah, dengan mengkilapnya pemanin bintang, dan dengan totalitas dan loyalitas supporter Persib memang ” harus” juara! [Ahmad Andriana, bobotoh sejati, blogger, desainer]

Get To Move On The Silver!

Bandung memang takpernah kekurangan akan talenta-talenta muda, terbukti dengan banyaknya band-band baru yang bermunculan.

Get To Move On The Silver!
The Silver siap Meramaikan blantika musik Indonesia

Rata-rata musisi baru hadir meramaikan blantika musik memiliki skill yang takperlu diragukan lagi, seperti salah satu band yang mulai eksis saat ini, The Silver.

 ada yang menarik dari The Silver, sang vokalis, Amei adalah seorang penari tradisional. Wah, asyik tuh ...

The Silver mencoba eksis di dunia musik dengan mengusung genre Pop Alternatif. Saat ini The Silver tengah meramaikan musik indonesia. Kehadirannya tidak asal muncul, mereka memiliki segudang prestasi. Band yang digawangi oleh 5 orang ini semakin memantapkan diri dengan menghasilkan lagu-lagu pop alternatif, misalkan lagu Get To Move On.

“Lagu ini (get to move on – red), kami ciptakan untuk yang susah move on,” ujar Ray sambil tertawa.

“Lagian, udah ga jamannya lagi galau-galauan,” lanjut Ray kepada Klik Soreang.

Pembaca, ada yang menarik dari The Silver, sang vokalis, Amei adalah seorang penari tradisional. Wah, asyik tuh … Get To Move On The Silver!

Bandung TV

Bandung merupakan sejarah tanah Sunda dengan budaya yang berkembang pesat sejak pertengahan abad ke-5. Suatu tradisi budaya Nusantara yang berkembang seiring dengan perkembangan jati diri bangsa Indonesia. Sejarah tanah Sunda menjadi komponen penting bagi terwujudnya ikatan tataran Sunda, suatu ikatan sejarah adanya kesamaan religi, kesadaran akan nilai-nilai pandang hidup yang “nyunda” sekaligus sejarah Kota Bandung sebagai daerah heroic dalam mempertahan kemerdekaan RI.

Sebagai wadah kreativitas masyarakat Sunda, Bandung TV, televisi lokal pertama di Bandung dan Jawa Barat menitikberatkan program acaranya pada upaya pencerahan masyarakat dalam segala aspek kehidupan dengan fondasi seni budaya. Titik berat ini dipilih karena seni budaya merupakan poros kehidupan yang menggerakan dimensi social dan ekonomi masyarakat.

Dengan adanya usaha merevitalisasi jati diri daerah Jawa Barat, keajegan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke dalam kebhinekaan akan terwujud.

Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung

Philips membuka Philips Home Lighting Store kedua di Bandung. Lebih tepatnya bernama Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung. Berikut hasil pemantauan Klik Soreang selama acara berlangsung di jalan Banceuy No. 66 Bandung (24/08).

Acara dimulai dengan menampilkan Product Manager PT Philips Indonesia, Indah Susanti atau akrab dipanggil Susan. Di sesi awal ini, Susan lebih banyak menjelaskan pentingnya pencahayaan. Menurutnya pencahayaan memengaruhi mood orang yang sedang berada di ruangan.

“Masalah pencahayaan itu tidak yang penting terang, pencahayaan mampu meningkatkan kualitas hidup manusia yang berada di rumah, di tempat usaha atau di kantor. Bila pencahayaan dirancang dengan asal-asalan maka akan berpotensi menghambat produktifitas pegawai.” papar Indah Susanti.

Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung
Indah Susanti (kanan) bersama 3 orang yang beruntung pada sesi bagi-bagi hadiah

Untuk itulah diperlukan kreatifitas pencahayaan lampu, dan hal ini sudah dilakukan oleh Philips. Baik rumah atau ruang usaha bisa mengembangkan tata cahaya lampu untuk ruangan. Susan melanjutkan dengan berbagi tips pencahyaan tentang penempatan lampu. Apabila rumah memiliki meja makan berbentuk kotak, maka usahakan bentuk lampu pun kotak, atau meja makan bentuknya bundar, maka bentuk lampu untuk memaparkan cahaya pun diusahakan berbentuk bundar. Semua ini dilakukan bertujuan agar, semua makan yang tersaji di meja makan bisa nampak secara merata.

Kreatifitas lain dalam menata cahaya di ruangan, dicontohkan oleh Susan dengan tata cahaya pada kamar anak. “Bagi orangtua yang biasa mendongeng kepada anak di dalam kamar, dengan dukungan lampu yang memadai bisa mempererat hubungan, serta kreatifitas si kecil akan semakin tajam,” ungkap Susan sambil melempar senyum ke seluruh undangan yang berada di lantai 2 Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung.

Kreatifitas lain dalam menata cahaya di ruangan, dicontohkan oleh Susan dengan tata cahaya pada kamar anak

Pembicara lain yang turut menjelaskan tentang Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung, adalah Head of Country Marketing Philips Indonesia, Ryan Tirta Yudhistira. Dengan mengenakan pakaian batik, Ryan menjelaskan seputar kehadiran Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung.
“Philips Home Lighting sudah hadir di Bandung sejak 2012, dengan membuka galeri pencahayaan untuk pertama kali di jalan Ahmad Yani,” jelas Ryan.

Menurutnya, Bandung terbilang pesat dalam hal perkembangan pencahayaan baik bidang perumahan ataupun komersial. Kondisi ini dipandang sebagai peluang yang penting untuk menawarkan solusi pencahayaan yang tumbuh bersama produk-produk yang dapat disesuaikan dengan perkembangan arsitektur dan pasar desain interior lokal di Bandung.

“Mulai dari rumah pribadi, asrama mahasiswa, toko-toko ritel, restoran, dan perhotelan, Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung dapat menyediakan solusi pencahayaan untuk setiap kebutuhan,” tegas Ryan.

Selanjutnya, Ir. Pramudijono dari PT Pramtama Surya Perkasa Mandiri selaku partner distribusi Philips untuk galeri pencahayaan menyatakan kegembiraannya bisa bekerja sama dengan perusahaan yang mengerti pentingnya pencahayaan yang baik, Philips. “Kami sangat gembira bisa menerapkan praktek bisnis terbaik yang dapat memastikan Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung untuk selalu melayani warga Bandung,” ungkap Ir. Pramudijono dengan sumringah.

Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung diharapkan akan mampu menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Bandung dan jawa Barat. Selain itu, Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung akan berfungsi sebagai sumber solusi desain pencahayaan interior dan eksterior untuk perumahanm perkantoran, atau bisnis yang menampilkan alternatif tema, dan konsep pencahayaan.

Sebagai pemimpin global bidang pencahayaan, Philips kini semakin menjangkau konsumen dengan adanya Philips Home Lighting Store Banceuy yang letaknya strategis di tengah kota Bandung. Toko (store) berupa galeri ini memiliki one stop solutions untuk pencahayaan dengan 3 nilai (value); inspire, eksplorasi, dan konsultasi.

  • Inspire, galeri dirancang dengan menghadirkan sekitar 200 dari 700 varian produk yang dimiliki oleh Philips Store Banceuy. Semua produk ditampilkan dengan konsep yang matang sehingga bisa menginspirasi pengunjung untuk memasang produk Philips di tempat tinggal atau kantor.
  • Eksplorasi, galeri atau Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung mengajak pengunjung menggali keingintahuan tentang Philips selama berada di dalam toko.
  • Konsultasi, siapa saja baik untuk kepentingan pribadi atau perkantoran, bisa berkonsultasi tidak saja produk lampu bahkan untuk penatacahayaan efektif pun bisa dikonsultasikan kepada customer service yang bertugas di dalam toko.

Bagi pembaca yang menyenangi produk dari Philips boleh bergembira sebab saat ini Philips tengah menggelar promo. Silakan Anda berkunjung ke Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung, kemudian raih kesempatan memperoleh promo semua produk Philips. Promosi ini berlangsung hanya pada tanggal 24 Agustus hingga 7 September 2014. Deti promosi dari Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung, sebaga berikut:

  • Discount 20% untuk semua produk lampu dekoratif Philips (kecuali Downlight, Desk Light, dan Emergency Lamp).
  • Cash Back 30% untuk pembelian berikutnya, masa berlaku 3 hari setelah transaksi pertama.
  • Pembelanjaan lampu dekoratif Philips minimal Rp 1.250.000,- (kecuali Downlight, Desk Light, dan Emergency Lamp) berhadiah Dry Iron Philips. Selama persediaan masih ada.
Pembelanjaan tertinggi mendapatkan 1 unit Home Theatre Philips HTD3150.

Galeri pencahayaan Philips Home Lighting Store Banceuy Bandung beralamat lengkap di jalan Banceuy No. 66 Bandung 44111, Jawa Barat, Indonesia. Untuk mengenal Philips Bandung via sosial media bisa mengunjungi laman facebook dan twitter.

Facebook: PhilipsLightingIndonesia
Twitter: @Philips_ID
Philips Care: 0800-10-LAMPU (52678)