4 Persiapan Yang Harus Diperhatikan Dengan Benar Supaya Umroh Lancar

4 Persiapan Yang Harus Diperhatikan Dengan Benar Supaya Umroh Lancar – Pada saat kamu bisa melaksanakan ibadah umroh maka sudah sepatutnya mensyukurinya. Dan jangan sampai ibadah umroh terhambat hanya karena kurangnya persiapan.

Oleh karena itu proses persiapan umroh harus benar benar diperhatikan secara teliti dan detail. Lalu persiapan apa saja yang harus diperhatikan dengan benar supaya lancarnya ibadah umroh?

Berikut 4 persiapan yang harus diperhatikan dengan benar supaya lancarnya ibadah umroh diantaranya yaitu :

[1] Menyiapkan Tas Dengan Berbagai Ukuran

Membawa beberapa tas dengan berbagai ukuran pastinya akan terasa merepotkan, tetapi ini sebenarnya adalah persiapan umroh yang akan membuat kamu tenang pada saat berada disana.

Pasalnya nantinya kamu dapat memisah misahkan barang barang yang menjadi prioritas dan penting didalam satu tas kecil yang akan kamu bawa kemanapun pergi. Sehingga nantinya kamu tidak perlu membawa tas yang besar dan memberatkan yang akan membuat hilangnya fokus pada saat beribadah.

Tas kecil ini bisa kamu gunakan untuk menyimpan dompet, paspor, dan juga obat obatan. Jangan lupa juga membawa tas tangan yang bisa digunakan untuk membawa mukena dan baju ganti. Koper besarmu ditinggalkan ditempatnya supaya tidak berat pada saat melakukan perjalanan.

[2] Membawa Pakaian Dan Mukena

Sudah disebutkan tadi diatas jika kamu harus membawa pakaian ganti, terlebih pakaian dalam baik untuk wanita ataupun pria pada saat melaksanakan ibadah umroh nanti.

Kemungkinannya juga nanti kamu akan membutuhkan jaket atau outer lainnya, dan itu akan dibutuhkan bergantung kepada musim dan cuaca di tanah suci. Dan pastinya yang tidak boleh dilupakan adalah mukena dan pakaian ihram.

[3] Membawa Peralatan Perawatan Kulit

Selain jaket atau outter, kamu juga disana pastinya akan membutuhkan aksesoris yang dapat melindungi kulit dari sinar matahari seperti kaos kaki atau peci. Dan supaya kulitmu tidak mengalami dehidrasi pada saat disana, jangan lupa membawa peralatan perawatan kulit.

Tetapi karena biasanya adanya beberapa tempat disana yang melarang membawa cairan, maka sebaiknya membawa saja sunblock bertekstur krim. Karena disana cuacanya sangat kering maka kemungkinannya bisa menyebabkan bibir pecah pecah sehingga jangan lupa membawa lipbalm.

4 Persiapan Yang Harus Diperhatikan Dengan Benar Supaya Umroh Lancar
(ilustrasi)

4 Persiapan Yang Harus Diperhatikan Dengan Benar Supaya Umroh Lancar

Supaya ibadah semakin nyaman dan kulit dapat terhidrasi dengan baik maka kamu juga perlu menggunakan kacamata hitam dan masker.

[4] Mempersiapkan Paket Data Internet

Mempersiapkan paket data internet juga tidak kalah penting didalam persiapan umroh. Kamu pastinya tidak akan merasa tenang jika tidak ada kontak dengan keluarga tersayang.

Pilihlah paket internet yang tidak akan memberatkan baik dari segi biaya ataupun pelayanannya. Tujuannya adalah supaya nanti pada kamu sudah pulang dari ibadah umroh masih adanya uang yang tersisa untuk ditabung.

Meski begitu jangan memilih paket internet murah tetapi sinyalnya sulit didapatkan. Yang ada nantinya karena tidak bisa menghubungi keluarga di Tanah Air, kamu tidak akan fokus pada saat beribadah.

Itulah 4 persiapan yang harus diperhatikan dengan benar supaya umroh dapat berjalan dengan lancar. Jika semuanya telah disiapkan jauh jauh hari maka pastinya tidak akan ribet dan akan berjalan dengan lancar.

Setelah semua persiapan diatas telah lengkap, maka saatnya kamu untuk mempersiapkan mental karena disana kamu akan beribadah dan bukan untuk jalan jalan. Jika kamu masih bingung harus dimana beli paket umroh yang murah tetapi terpercaya, tidak perlu bingung karena telah tersedia di Blibli.com. [w3/4/2019_Ti]

 

Siapa Jenahara?

Di dalam blog pribadinya Jenahara mengakui sebagai seorang perancang busana dengan misi membawa kaum Islam pada level yang lebih atas, “A Fashion Designer with mission to bring muslim to the next level.” Lantas, Siapa Jenahara?

Siapa Jenahara?
Siapa Jenahara?

Siapa Jenahara?

Jenahara adalah putri dari pasangan Keenan Nasution dan Ida Royani. Dan sudah berhijab sejak usia muda (13 tahun). Bertemu dengan suaminya; Ari Galih Gumilang (seorang chef dan memiliki program kuliner di Trans TV, “Harmoni Alam”) lewat jejaring sosial jadul, Friendster. Jehan adalah panggilan akrab ibu dari Rosemary Malika Zuri dan Oliver Mahkah Putra.

Perancang busana muslim dengan nama lengkap Nanida Jenahara Nasution ini memiliki penggemar dari kalangan hijabers yang bisa dibilang fanatik atau loyal. Dan sejak semula Jenahara menjalankan roda bisnis busana muslim mengambil segmen menengah ke atas. Lihat saja portal resmi jenahara.com – Pembaca bisa menilai sendiri pangsa pasar yang dibidik oleh wanita kelahiran 27 Agustus 1985 ini.

Jenahara Online Shop
Jenahara Online Shop

Selain berkelas, busana muslim yang diciptakan oleh Jenahara nampak unik sebab kreasi-kreasi yang lahir selalu dirancang dengan model asimetris. Pembaca, yang terakhir nih … Jangan lupa kunjungi JENAHARA Online Shop – Siapa tahu ada busana yang nge-klik dengan hati Anda, Selamat berbelanja! [|]

—-
Rujukan:
http://www.tokohindonesia.com/lintas-berita/artikel/448039/jenahara-ari-galih-gumilang-dari-friendster-turun-ke-hati-1
http://www.vemale.com/inspiring/people-we-love/16269-mengenal-desainer-jenahara-tidak-hanya-mengandalkan-nama-ibu.html
http://wolipop.detik.com/read/2014/08/08/091141/2656485/233/jenahara-putri-ida-royani-yang-sukses-jadi-desainer-tanpa-bantuan-orangtua

3 Target SMP Mazaya Islamic Boarding School (MIBS) Sumedang

Tahfidz Quran. Sebuah frasa yang tengah terus menggema gaungnya dengan tiada henti. Pemandangan positif ini tentu saja perlu terus dipertahankan. Setiap orangtua tentunya senang memiliki anak turun yang pintar dan terbilang sebagai generasi muda yang hafidz Quran. Tekad menghasilkan generasi Tahfidz Quran saat ini dijadikan sebagai rencana besar hampir setiap yayasan pengelola pendidikan atau Sekolah Menengah Pertama terutama yang sekolah yang memiliki konsep Boarding School.

SMP Mazaya Islamic Boarding School (MIBS) Sumedang bertekad menghasilkan generasi Tahfidz Quran.

3 Target SMP Mazaya Islamic Boarding School (MIBS) Sumedang

3 Target MIBS

Tekad tersebut di atas merupakan wacana yang tengah dirintis oleh SMP Mazaya Islamic Boarding School disingkat MIBS yang berlokasi di Sumedang, Jawa Barat. Wacana tersebut merupakan sebuah big project dalam rangka membina generasi muda sebagai kader penerus bangsa. MIBS memiliki target mencetak generasi yang berilmu, berkarakter dan berkompeten.

Konsep Pembelajaran MIBS

Guna mewujudkan 3 target MIBS terdapat sebuah formula yang masih terbilang baru dijalankan di dunia pendidikan Indonesia, yaitu konsep pendidikan yang selaras dengan Alquran dan Alhadits.Dengan konsep tersebut MIBS akan mengarahkan dan membimbing siswa dan siswi dalam mencapai target baik dari sisi duniawi serta akhiratnya.

Komitmen MIBS dalam Membimbing Siswa dan Siswi

Melihat fenomena menurunnya attitude atau akhlak yang terjadi di masyarakat dewasa ini, khususnya generasi muda – maka MIBS mencoba untuk konsenstrasi pada pembimbingan serta pendampingan dalam pembentukan karakter yang islami. Mekanismenya, dalam interval 24 jam, MIBS memaksimalkan waktu yang tersedia guna mencerdaskan siswa dan siswinya, baik secara intelektual, emosional, dan spiritual yang dijalankan secara seimbang. Esensinya, MIBS berkomitmen terus berusaha memberikan pendidikan yang terbaik dan menanamkan nilai bahwa Rasulullah AW adalah sosok terbaik yang berhak untuk dijadikan contoh hidup sepanjang masa.

Kamar Asrama di MIBS
Kamar Asrama di MIBS

Lokasi MIBS

MIBS yang memiliki program unggulan Tahfidz Quran berlokasi di jalan Raya Rancaekek Cicalengka km 28, Desa Sindang Pakuon, Cimanggung, Sumedang.

Bagaimana Kegiatan Akademik di MIBS?

Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa 80% anak yang masuk di Fakultas Kedokteran adalah mereka yang hafal Alquran. Dari indikasi ini dapat ditarik kesimpulan kemampuan akademik anak-anak yang belajar di MIBS akan terangkat saat mereka mampu menghafal, memahami, mengaplikasikan Alquran dengan baik. Hal ini diharapkan mampu memberikan kepercayaan bagi setiap orangtua yang menyekolahkan putra-putrinya di MIBS.

Peran Penting Orangtua dalam Melahirkan Putrai-Putri yang Utuh

MIBS akan berusaha mendidik, mengayomi, menggali serta mendongkrak minat dan bakat anak agar menjadi insan yang seutuhnya. Di sini peran orangtua dituntut untuk senantiasa bekerja sama dan turut berkomitmen membentuk putra-putri yang unggul yang lahir dari sebuah tempat pendidikan yang baik. Tanpa kerjasama kedua belah pihak (MIBS dan orangtua) tentunya semua target dan usaha tidak ada artinya.

Info Pendaftaran di MIBS

Tunggu apalagi? Sekarang waktunya bagi Anda selaku orangtua untuk mendaftarkan putra-putrinya di MIBS. Wujudkan harapan Anda memiliki putra-putri yang utuh dan berguna baik dunia serta akherat.

Anda berminat menyekolahkan putra-putri di MIBS? Sila hubungi:

  • Abdullah Zaky, MHum (0823.1119.5080),
  • Dadan, SKom (0852.1598.1354),
  • Juwisa Syuhada, ST (0813.2149.6275)
  • e-mail: mazayainsani@gmail.com

Buka Bersama dan Takjil Tiens Syariah Samarinda

Bulan puasa 1436 H. sudah dilewati, namun suasananya masih saja tersisa, termasuk berita mengenai buka bersama yang dilakukan oleh beberapa pihak individu ataupun lembaga/institusi. Seperti yang dilaporkan oleh Tiens Syariah Samarinda berikut ini.

Buka Bersama dan Takjil Tiens Syariah Samarinda
Buka Bersama dan Takjil Tiens Syariah Samarinda (foto: istimewa)

Buka Bersama dan Takjil Tiens Syariah Samarinda

Mengambil tema Indahnya Berbagi bersama Anak Yatim Piatu,Tiens Syariah Samarinda sukses mengelar buka puasa bersama, berbagi Takjil yang dilaksanakan pada 14 Juli 2015. 

Kegiatan amal ini tidak dikerjakan sendiri oleh Tiens Syariah Samarinda, mereka bekerjasama dengan yayasan Lumbung Dhuafa. 

Acara sosial Buka Bersama dan Takjil Tiens Syariah Samarinda ini mengambil tempat di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Samarinda, Mall SCPnamanya.

Gala Premiere Mencari Hilal di Bioskop Empire XXI

Beralamat di Bandung Indah Plaza Lantai 3, Jl. Merdeka 56, Bandung  pada Sabtu pagi telah digelar Gala Premiere Mencari Hilal (Sabtu, 11/7/). Sayangnya, pemutaran perdana film dengan penonton undangan khusus ini tidak menghadirkan pemeran utamanya. Hal ini juga disampaikan oleh pihak panitia sesaat sebelum film Mencari Hilal diputar.

“Mohon maaf sebab adanya kesibukan lain sehingga Oka Antara tidak bisa turut hadir pada pagi ini. Begitu pula dengan Deddy Soetomo – beliau sudah sepuh sehingga tidak bisa turut serta, hadir di tengah-tengah kita.” ucap panitia.

Film Mencari Hilal menceritakan hubungan bapak dan anak yang nyaris berseberangan dalam hal prinsip hal apapun. Mahmud (diperankan oleh Deddy Soetomo) sangat religius, segala sesuatu betul-betul berdasarkan hukum yang termaktub dalam Alquran. Sedangkan Heli (diperankan oleh Oka Antara) seorang agnostik, pandai bergaul, aktifis kemanusiaan.

Banyak konflik yang terjadi antara Mahmu dan Heli selama keduanya secara terpaksa harus berpergian bersama. Namun pada akhirnya semua perbedaan bisa diselesaikan dengan jalan damai. Terdapat ungkapan yang sarat makna sehingga sangat sayang untuk dilewatkan.

Foto: istimewa
Mencari Hilal – Film religi 2015 untuk ditonton sekeluarga saat lebaran.

Kami anjurkan pembaca untuk menyaksikan film Mencari Hilal saat lebaran 2015 di bisokop Empire XXI atau di cineplex kesayangan Anda.

Avicenna Studienwerk Jerman Mendukung Finansial Komunitas Mahasiswa Muslim

Terdapat pihak pemerintahan di Eropa yang menaruh curiga atas meningkatnya populasi warganya yang memilih untuk memeluk Islam sebagai agama. Tetapi tidak dengan negera Jerman.

Dalam upaya merangkul dan mengintegrasikan mereka ke dalam Jerman yang sesungguhnya, Jerman kini memperpanjang dukungan finansial terhadap anak-anak muda Jerman yang berasal dari komunitas Islam. Ratusan orang terutama tamu-tamu terpandang dari mulai politisi, ekonom, dan sektor lain – berkumpul bersama-sama di Berlin. Tujuannya, mereka menyambut 65 pelajar muslim, mayoritas di antara mereka (65 pelajar) adalah wanita – guna mendapatkan beasiswa dari Avicenna Studienwerk.
Avicenna Studienwerk Jerman Mendukung Finansial Komunitas Mahasiswa Muslim
Avicenna Studienwerk Jerman Mendukung Finansial Komunitas Mahasiswa Muslim | Sumber gambar: http://mirajnews.com/id
Yang menarik Avicenna Studienwerk bukanlah organisasi Islam melainkan sebuah lembaga pemerintah yang menaruh perhatian bear dalam memenuhi kebutuhan umat Islam di bidang akademik. 
Melansir pemberitaan dari Inilah Koran, Avicenna Studienwerk merupakan organisasi pertama dari kementerian pendidikan dan riset Jerman yang secara penuh mendukung bakat, meningkatkan motivasi serta komitmen sosial mahasiswa Muslim melalui scholarship (beasiswa). 
Kejadian ini menjadi sejarah bagi dunia Islam di Jerman; sebanyak 65 pelajar muslim yang mayoritas perempuan mendapatkan beasiswa dari Avicenna Studienwerk. “Dalam beberapa tahun ke depan jumlah penerima beasiswa akan meningkat menjadi 500 orang.” tegas Bulent Ucar, ketua Avicenna Studienwerk.
Masing-masing mahasiswa akan menerima 650 euro setahun dan dana pinjaman studi lanjutan sebesar 300 euro. Mahasiswa yang tengah belajar untuk meraih gelar doktor bahkan mendapatkan bantuan dengan nilai yang lebih besar lagi, yaitu 1.500 euro setahun. 
Langkah pemerintah Jerman melalui Avicenna Studienwerk ini tentu saja disambut baik oleh mahasiswa setempat. Seperti Rumeysa Yildiz, 28 tahun, kandidat peraih gelar doktor dari Institute for Technology di Karlsruher – menyatakan, “Proyek ini (beasiswa dari Avicenna Studienwerk-red) sangat penting. Saya berharap program ini memberi dampak yang hebat terhadap pelajar Muslim dan membantu meraih kesuksesan.”
Menurut lembaga survei pemerintah, Jerman memiliki antara 3,8 dan 4,3 juta pemeluk agama Islam (Muslim), mewakili sekitar 5% dari jumlah total penduduk sekitar 82 juta orang. Untuk urusan pendidikan Islam, Avicenna Studienwerk bukanlah lembaga pertama yang mengajarkan ajaran Islam di Jerman.
Sebelumnya, pada 2012, Tübingen Universitas sudah lebih dahulu membuka jurusan pertama agama Islam di Jerman dengan tujuan mendidik generasi baru ulama unggulan di sana. Dan pada 2009, sekolah umum memperbolehkan siswa Muslim untuk mempelajari agama sesuai kepercayaan masing-masing untuk pertama kalinya di Jerman. [berbagai sumber]