Lokasi ATM Bank Sinarmas Jawa Barat

Nama Perusahaan : PT BANK SINARMAS Tbk.
Kantor Pusat : Sinar Mas Land Plaza, Tower 1, Lantai 8
Jl. MH. Thamrin No. 51 – Jakarta 10350
Telepon : (021) 31990101
Fax : (021) 31990401
SWIFT : SBJKIDJA
Telex : 67171 SHINPS IA
I-Telex : 867171

Visi Perusahaan

Menjadi Bank terkemuka di Indonesia dengan jaringan distribusi yang terintegrasi dan layanan yang prima

Misi Perusahaan

  1. Memperluas jaringan kantor untuk penetrasi pasar dan pembiayaan pada sentra-sentra konsumer, UKM dan sektor usaha skala korporasi.
  2. Memperluas basis nasabah, mulai dari nasabah kecil hingga korporasi, melalui kerjasama dengan lembaga keuangan maupun mitra usaha lainnya.
  3. Meningkatkan kemampuan Teknologi Informasi dan Sumber Daya Manusia dalam rangka memberikan layanan terbaik melalui payment system yang lengkap.
  4. Membudayakan sistem Manajemen Resiko sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan Good Corporate Governance.

Sekilas Bank Sinarmas

2005 PT. Sinar Mas Multiartha, Tbk termasuk ke dalam Kelompok Usaha Sinar Mas yang berada di bawah kelompok usaha Financial Services mengambil alih PT. Bank Shinta Indonesia yang didirikan pada tahun 1989.

PT. Bank Shinta Indonesia mengalami perubahan nama menjadi Bank Sinarmas pada Desember 2006. Sebagai upaya untuk memenuhi arahan Bank Indonesia yaitu agar bank-bank umum segera menjadi perusahaan Go Public.

2010 tepatnya pada tanggal 13 Desember Bank Sinarmas mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia. Sebagai bank swasta nasional, Bank Sinarmas secara konsisten mengembangkan pangsa pasarnya ditengah tantangan pasar yang sedang berkembang di Indonesia.

Usaha dan inisitatif diperlukan untuk memenuhi kebutuhan para nasabah dan masyarakat, maka kegiatan usaha yang awalnya pada pasar pembiayaan usaha kecil, menengah dan mikro berkembang pada pembiayaan konsumer dan komersial.

Tuntutan fasilitas teknologi informasi yang serba canggih di masa kini dan masa depan menjadi tantangan perbankan untuk menyediakan layanan terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, tahun 2007 Bank Sinarmas memfasilitasi teknologi perbankan terintegrasi yang tidak terbatas ruang dan waktu yakni Phone Banking, Internet Banking, dan Automatic Teller Machine (ATM).

Sejarah

Sinarmas didirikan pada tahun 1989 berdasarkan Akta no. 52 tanggal 18 Agustus 1989 yang dibuat di hadapan Buniarti Tjandra, SH., Notaris di Jakarta, yang telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tertanggal 21 Oktober 1989 Nomor 1506/1989.


Lokasi ATM Bank Sinarmas Indonesia ada di: 

  1. Nanggroe Aceh Darussalam
  2. Sumatera Utara
  3. Sumatera Barat
  4. Pekanbaru
  5. Kepulauan Riau
  6. Kep.Bangka Belitung.
  7. Jambi
  8. Sumatera Selatan
  9. Bengkulu
  10. Lampung
  11. Banten
  12. DKI Jakarta
  13. Jawa Barat
  14. Jawa Tengah
  15. D.I.Yogyakarta
  16. Jawa Timur
  17. Bali
  18. Nusa Tenggara Barat
  19. Nusa Tenggara Timur
  20. Kalimantan Barat
  21. Kalimantan Tengah
  22. Kalimantan Timur
  23. Kalimantan Utara
  24. Kalimantan Selatan
  25. Sulawesi Utara
  26. Maluku Utara
  27. Sulawesi Tengah
  28. Gorontalo
  29. Sulawesi Barat
  30. Sulawesi Selatan
  31. Sulawesi Tenggara
  32. Maluku
  33. Papua Barat
  34. Papua

Lokasi ATM Bank Sinarmas Jawa Barat

Kantor Cabang Bandung

Lokasi: PT Purinusa
Alamat:
PT Purinusa, Jl. Soekarna Hatta No 71 Bandung 40294

Cabang: Abdul Rivai
Alamat:
Jl. Abdul Rivai No. 2
Kota: Bandung 40111
Telepon: (022) 424 1800
Fax: (022) 421 2538

Cabang: Jamika
Alamat:
Jl.Jamika No. 42 A
Kota: Bandung 40111
Telepon: (022) 600 9100
Fax: (022) 600 9172

Cabang: MTC
Alamat: Jl.Soekarno Hatta Komp.MTC Kav.B-11
Kota: Bandung
Telepon: (022) 753 5530
Fax: (022) 753 5680

Cabang:
KK Syariah Rajawali – Bandung
Alamat: Jl.Rajawali No. 65, Bandung
Jawa Barat
Telepon: –
Fax: –

Cabang:
KK Syariah Cibaduyut – Bandung
Alamat: Jl.Cibaduyut Raya, Ruko Cibaduyut Residence No. A10, Bandung
Kota: Jawa Barat
Telepon: –
Fax: –

Cabang: Sudirman
Alamat: Ruko Kapitol. Jl. Jendral Sudirman No.91
Kota: Bandung
Telepon: (022) 420 5002
Fax: (022) 426 0106

Cabang: KCP Bandung Rancaekek
Alamat: Jl.Raya Bandung – Garut AS – 12 (Rancaekek) Kec.Jatinangor, Desa Mekargalih, Kab.Sumedang
Kota: Bandung
Telepon: (022) 778 2757
Fax: (022) 778 2725

Cabang: KCP Ujungberung
Alamat: Ruko Bandung Timur Kav. A11 – Jl. A.H. Nasution No. 46A Ujungberung
Kota: Bandung
Telepon: (022) 8788 0101
Fax: (022) 8788 0102

Cabang: KK Majalaya
Alamat: Jl. Raya Rancaekek – Majalaya No.141 RT003/ RW12, Kampung Babakan, Desa Majasetra, Kec. Majalaya, Kab. Bandung, Jawa Barat
Kota: Bandung
Telepon: (022) 5952927
Fax: –

Cabang: KCP Buah Batu
Alamat: Jl. Buah Batu No. 248 B
Kota: Bandung
Telepon: (022) 732 2348
Fax: (022) 732 2347

Cabang: KCP Kopo
Alamat: Kompleks Taman Kopo Indah II Blok 1A, No. 69
Kota: Bandung
Telepon: (022) 541 9151
Fax: (022) 541 9150

Cabang: KCP Lembang
Alamat: Jl. Raya Lembang No. 319 Lembang Kab. Bandung
Kota: Bandung
Telepon: (022) 278 6790
Fax: (022) 278 7135

Cabang: KCP Cimahi
Alamat: Jl. Amir Mahmud No. 491 RT.04/RW.05 Karang Mekar, Cimahi Tengah
Kota: Bandung
Telepon: (022) 664 6998
Fax: (022) 664 7098

Cabang: Kantor Kas Soreang
Alamat: Jl. Soreang Banjaran No. 402 Kp. Ciburial Timur RT. 06/06
Kota: Bandung 40198
Telepon: (022) 589 1481
Fax: (022) 589 1873

Cabang: Kantor Kas Banjaran
Alamat: Jl. Raya Banjaran No.66 Rt.002 RW.03 Banjaran Wetan, Bandung, Jawa Barat.
Kota: Bandung
Telepon: 088809406335
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Ciparay
Alamat: Jl. Raya Laswi No 592 Ciparay
Kota: Bandung
Telepon: (022) 595 2181
Fax: (022) 595 2182

Cabang: Kantor Kas Jatinangor
Alamat: Jl. Tagog Cimekar No. 225 RW. 005 RT.003 Kel. Cimekar Cileunyi
Kota: Bandung
Telepon: (022) 8782 5552
Fax: (022) 8782 5557

Lokasi ATM Bank Sinarmas

Cabang: Kantor Kas Padalarang
Alamat: Jl Raya Padalarang No.463 E Kp Cijenjing Ds Kertajaya Kec. Padalarang
Kota: West Bandung 40553
Telepon: (022) 8681 5198
Fax: (022) 6804 101

Cabang: Kantor Kas Cikajang
Alamat: Jl. Raya Cikajang No. 10 Kabupaten Garut
Kota: Bandung
Telepon: (0262) 576348
Fax: (0262) 576309

Cabang: Kantor Kas Bandung Bkr
Alamat: Jl.BKR No.73
Kota: Bandung
Telepon: 08888779855
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Bandung Lengkong Kecil
Alamat: Jl.Lengkong Kecil No.49
Kota: Bandung
Telepon: (022) 4212 580
Fax: (022) 4210 189

Cabang: Kantor Kas Bandung Laswi
Alamat: Jl.Laswi No.142
Kota: Bandung
Telepon: (022) 7334 943
Fax: (022) 7334 935

Cabang: Kantor Kas Bandung Kopo Mas
Alamat: Ruko Kopo Mas Blok ABYZ No.18
Kota: Bandung
Telepon: (022) 5436 924
Fax: (022) 5436 924

Cabang: Kantor Kas PHH Mustofa
Alamat: Jl. PHH. Mustofa No. 27
Kota: Bandung
Telepon: (022) 710 4259
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Bandung Soekarno Hatta
Alamat: Jl. Soekarno Hatta No.695
Kota: Bandung
Telepon: 08888779856
Fax:

Cabang: KCS Bandung Nasution
Alamat: Jl. A.H Nasution No. 88 Bandung, Jawa Barat
Kota: Bandung
Telepon: (022) 7237116
Fax: (022) 7237115

Majalengka

Cabang: KCP Majalengka
Alamat: Jl. KH. Abdul Halim No. 149, Majalengka
Kota: Majalengka – Jawa Barat 45418
Telepon: (0233) 889 0033
Fax: (0233) 889 0036

Cabang: KK Ahmad Yani
Alamat: Jl. Ahmad Yani No.97, RT 001 RW 011 Desa Jatiwangi, Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka
Kota: Majalengka – Jawa Barat 45454
Telepon: (0233) 883 899
Fax: –

Bekasi

Cabang: Ahmad Yani
Alamat: Jl. Ahmad Yani, Komp. Ruko Bekasi Mas Blk. C4-5
Kota: Bekasi
Telepon: (021) 8896 2588
Fax: (021) 8885 2677

Cabang: KCP Deltamas
Alamat: Ruko Spanish Square Blok A-2, Kec.Lemah Abang
Kota: Deltamas – Bekasi
Telepon: (021) 89970578
Fax: (021) 89970581

Cabang: KCP Deltamas ITSB
Alamat: Jl. Ganesha Boulevard Lot A-1 CBD Kota Deltamas, Tol Jakarta – Cikampek km 37, Cikarang Pusat- Bekasi
Kota: Bekasi – Jawa Barat
Telepon: 08888 779 712
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Cikarang Jababeka
Alamat: Ruko Metro bloulevard Kav A 11 – Kawasan Industri Jababeka Cikarang
Kota: Bekasi – Jawa Barat 17835
Telepon: (021) 89842361
Fax: (021) 89842360

Cabang: Kantor Kas Bekasi Harapan
Alamat: Ruko Boulevard Hijau C V No.12 & 15
Kelurahan Pejuang Kec. Medan Satria
Kota: Bekasi – Jawa Barat 17132
Telepon: (021) 29465428/ 0888779890
Fax: (021) 29465429

Cabang: Grand Wisata
Alamat: Perumahan Grand Wisata, Celebration Boulevard AA – 15/23, Lambang Sari, Tambun Selatan.
Kota: Bekasi 17510
Telepon: (021) 82616201
Fax: (021) 82615909

Cabang: Pasar Modern Grand Wisata Bekasi
Alamat: Jl. Festival Boulevard Grand Wisata Bekasi 17510
Kota: Bekasi 17510

Cikampek

Cabang: KCP Cikampek
Alamat: Ruko Central Cikampek No.5, Jl. Ahmad Yani, Dawuan
Kota: Cikampek – Jawa Barat
Telepon:  (0264 ) 838 6448
Fax: (0264 ) 838 6445

Bogor

Lokasi: Cimanggis
Alamat: Jl. Raya Bogor KM 31, Cimanggis

Cabang: Padjajaran
Alamat:Jl.Padjajaran no.38 A
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 832 6577
Fax: (0251) 835 7495

Cabang: Sudirman
Alamat: Jl.Sudirman No.15, Ruko H
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 833 2878
Fax: (0251) 838 7811

Cabang:
KCP Pasar Anyar
Alamat:
Jl. Dewi Sartika, Pasar Anyar Blok A No. 64
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 8330 699
Fax: (0251) 8330 755

Cabang:
KCP Bogor Tajur
Alamat: Jl. Tajur No. 18 (Jl. Raya Wangun No. 307) Bogor, Jawa Barat
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 8249111
Fax: (0251) 8249350

Cabang: KCS Bogor (ATM Non Tunai)
Alamat: Ruko Mas No. 8D, Jln Raya Bojong Gede
Kota: Bogor
Telepon: –
Fax: –

Cabang: Ruko Mas (ATM Non Tunai)
Alamat: Jl. Pandu Raya No. 77 (Indraprasta) Kp. Ceger RT 01 RW 011. Bogor
Kota: Bogor
Telepon: –
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Yasmin
Alamat: Jl. Ring Road No.90 Yasmin Sektor VI
Kota: Bogor 16113
Telepon: (0251) 7533 942
Fax:  (0251) 7533 833

Cabang: Kantor Kas Bogor Empang
Alamat: Jl. Raya Empang No. 41
Kota: Bogor 16132
Telepon: (0251) 833 8010
Fax: (0251) 833 8001

Cabang: Kantor Kas Cibinong
Alamat: Jl. Mayor Oking No. 134, Cibinong, Bogor, Jawa Barat
Kota: Bogor
Telepon: (021) 8791 8788
Fax: (021) 8790 8740

Cabang: Kantor Kas Cisarua
Alamat: Jl. Raya Puncak KM 81 No. 20 Cisarua, Bogor, Jawa Barat
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 8251 734
Fax: (0251) 8251 720

Cabang: Kantor Kas Saptamarga
Alamat: Jl. Raya Leuwiliang, Komp. Saptamarga RT 01 / RW 03
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 8640907
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Narogong
Alamat: Jl. Raya Narogong (Pasar Cileungsi)
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 82484276
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Raya Pomad
Alamat: Ruko Simpang Pomad No.33 , Jl. Raya Pomad, Kel. Ciluar, Bogor, Jawa Barat
Kota: Bogor
Telepon: –
Fax: –

Cabang: Kantor Kas Syariah Bogor Kebon Pedes
Alamat: Jl. Raya Kebon Pedes No.44 Ruko A & B Bogor, Jawa Barat
Kota: Bogor
Telepon: (0251) 835 2523
Fax: (0251) 835 2521

Cirebon

Cabang: Wahidin
Alamat: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 29
Kota: Cirebon
Telepon: (0231) 244097
Fax: (0231) 244198

Cabang: KCP Grand Center
Alamat: Jl. Pangeran Suryanegara, Ruko Grand Center No. D6
Kota: Cirebon
Telepon: (0231) 237723
Fax: (0231) 237722

Cabang:KCP Siliwangi
Alamat: Jl. Siliwangi No. 273 B RT. 01 RW. 04 Lingkungan Dago Kel. Cijoho, Kec. Kuningan, Kab. Kuningan 45513
Telepon:(0232) 872 458
Fax: (0232) 872 456

Cabang: Kantor Kas Cipeujeuh
Alamat: Jl. MT Haryono No. 38 RT.05/RW.02 Desa Cipeujeuh Wetan Kec.Lemahabang Kab.Cirebon
Kota: Cirebon – 45183
Telepon: (0231) 8638 891
Fax: (0231) 8638 895

Cabang: Kantor Kas Arjawinangun
Alamat: Jl. Sultan Syahrir No. 2 . Rt.01/Rw.09 Dusun V Desa Jungjang Kec.Arjawinangun kab.Cirebon
Kota: Cirebon – 45162
Telepon: (0231) 357 716
Fax: (0231) 359 070

Cabang: Kantor Kas Tegalsari
Alamat: Jl. Cirebon-Bandung No.30 Blok B, Ruko Blok B-297, RT 05 RW 03, Desa Tegalsari, Kec. Plered, Kab. Cirebon
Kota: Jawa Barat 45154
Telepon: (0231) 325 895
Fax: (0231) 325 894

Cabang: Kantor Kas Pangeran Cakrabuana
Alamat: Jl. Pangeran Cakrabuana Ruko Grand Duta No. 4, RT. 02 RW. 06, Desa Kemantren, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon – Jawa Barat 45611
Telepon: (0231) 830 8877
Fax: (0231) 830 8876

Cabang: Kantor Cabang Syariah Cirebon – Wahidin Sudirohusodo
Alamat: Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 29, Cirebon – Jawa Barat
Telepon: (0231) 243 639
Fax: (0231) 244 197

Indramayu

Cabang: KCP Sudirman – Indramayu
Alamat: Jl. Sudirman No. 93, Rt 01/Rw 07, Kel. Lemah Mekar, Kec. Indramayu, Kab. Indramayu – Jawa Barat
Telepon: (0234) 274 416
Fax: (0234) 274 424

Depok

Cabang: KO. ITC Depok
Alamat: KO. ITC Depok, RT. 000 RW. 00, Depok, Pancoran Mas, Depok 16433

Cabang: Margonda
Alamat: Jl. Margonda Raya, ITC Depok ruko no.1, Kecamatan Pancoran Mas Depok
Kota Depok
Telepon: (021) 7721 5160
Fax: (021) 7721 5161

Cabang: KCP Cinere
Alamat: Jl.Cinere Raya No.11, Cinere
Kota: Depok
Telepon: (021) 7533567
Fax: (021) 7533381

Cabang: KCP Cimanggis
Alamat: Ruko Cibubur Point Automotive Centre Blok A No. 12 B Harjamukti, Cimanggis, Depok
Telepon: (021) 8430 0369
Fax: (021) 8430 0370

Cabang: KCP Citayam
Alamat: Jl. Raya Citayam No. 36 RT 003 RW 002, Kelurahan (Kantor ke : 268) Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok
Telepon: 08881972566 / 08888779981
Fax: –

Cabang: Seven Eleven (7-Eleven) Depok Margonda
Alamat: Jl. Margonda Raya No.228 Kel.Kemiri Muka – Depok

Garut

Cabang: Ciledug
Alamat: Jl. Ciledug No.180 – Garut 44112
Telepon: (0262) 224 6520
Fax: (0262) 224 6521

Cabang: Kantor Kas Wanaraja
Alamat: Jl. Raya Wanaraja No. 50 Karangpawitan, Garut 44183 – Jawa Barat
Telepon: (0262) 244 9470
Fax: (0262) 244 9461

Cabang: Kadungora
Alamat: Jl.Raya Kadungora Kp. Cigunung Agung RT.01/06, Kel Kadungora Kec Kadungora, Garut 44183 – Jawa Barat
Telepon: (0262) 455681
Fax: –

Karawang

Cabang: Pindodeli
Alamat: Desa Kuta Mekar BTB 6/9, Karawang 41361
Telepon: (0267) 861 0150
Fax: (0267) 861 0146

Cabang: Kertabumi
Alamat: Jl.Kertabumi No.18 A, Karawang
Telepon: (0267) 8454 508
Fax: (0267) 8454 489

Cabang: Johar
Alamat: Jl. Tuparev no. 409, Johar, Karawang
Telepon: (0267) 849 0919
Fax: (0267) 849 0920

Cabang: Kantor Kas Graha KIIC
Alamat: Gedung Balai KIIC (comersial Area), Jl. Permata Raya, Kawasan Industri KIIC Karawang 41361 – Jawa Barat
Telepon: –
Fax: –

Cabang: Kanto Kas Galuh Mas
Alamat: Ruko Galuh mas Blok B, Jl. Raya Galuh Mas No. 5, Karawang
Telepon: 08888105656
Fax: –

Sukabumi

Cabang: KC Sukabumi
Alamat: Jl. R.A. Kosasih No.118, Rt.02/Rw.02 Ciaul Pasir Kel.Subang Jaya, Kec.Cikole, Sukabumi – 43121
Telepon: (0266) 246 788
Fax: (0266) 246 784

Cabang: KCP Sukabumi
Alamat: Jl. Ahmad Yani No. 235 Ruko No.3 Rt.002 Rw.004, Sukabumi – 43121
Telepon: (0266) 229 366
Fax: (0266) 229 377

Cabang: Kantor Kas Cisaat
Alamat: Jl. Raya Rambai No. 45B, Cisaat, Sukabumi
Telepon: (0266) 237 855
Fax: (0266) 216 058

Cabang: KC Syariah Sukabumi – RA Kosasih
Alamat: Jl. R.A Kosasih No.118, Rt.02/Rw.02 Ciaul Pasir, Kel. Subang Jaya, Kec. Cikole, Sukabumi – Jawa Barat
Telepon: –
Fax: –

Cianjur

Cabang: KCP Cianjur
Alamat: Jl.Muwardi No.173 Kuniwangi, Bojongherang Rt.002, Rw.003, Cianjur – 43215
Telepon: (0263) 229 2878
Fax: (0263) 229 2877

Cabang: Kantor Kas Raya Cipanas
Alamat: Jalan Raya Cipanas No 201 Ruko 4 Cipanas, RT. 005/ RW. 005, Kec Cipanas, Kel Cipanas, Kab Cianjur, Jawa Barat
Telepon: (0263) 524 675
Fax: (0263) 524 703

Tasikmalaya

Cabang: Tasikmalaya
Alamat: Jl. Sutisna Sanjaya No.65, Tasikmalaya 46111
Telepon: (0265) 311 929
Fax: (0265) 313 522

Cabang: Kantor Kas Singaparna
Alamat: Jl. Raya Timur No.17 Cikiray Singaparna, Tasikmalaya
Telepon: (0265) 545 300
Fax: (0265) 545 277

Cabang: KCP Ciamis
Alamat: JL. Jendral Sudirman No.163, Kab. Ciamis, Ciamis 46211 – Jawa barat
Telepon: (0265) 776 410
Fax: (0265) 776 420

Cabang: Kantor Kas Limbangan
Alamat: Jl. Raya Limbangan Timur, Tasikmalaya
Telepon: (0263) 431420
Fax: (0262) 431418

Cabang: KCP Banjar
Alamat: Jl. Letjen Suwarto No. 97 City Banjar – 51173, Jawa Barat
Telepon: (0265) 2732500
Fax: (0265) 2732501

Cabang: KC Syariah Tasikmalaya
Alamat: Jl. Sutisna Senjaya No.65, Tasikmalaya  Jawa Barat
Telepon: (0265) 311 930
Fax: (0265) 311 931

Sumedang

Cabang: KCP Sumedang
Alamat: Jl. Mayor Abdurahman No. 199 Kabupaten Sumedang
Telepon: (0261) 202606
Fax: (0261) 203839

Cabang: KK Raya Bandung – Sumedang
Alamat: Jl. Raya Tanjung sari No 281, RT.004/RW.02 Kel. Jatisari, Kec.Tanjungsari, Sumedang 45362 – Jawa Barat
Telepon: 08891502224
Fax: –

Purwakarta

Cabang: KCP Purwakarta
Alamat: Jl. Ibrahim Singadilaga No. 86B, RT.16/RW10 Kel.Nagri, Kec. Kaler, Purwakarta
Telepon: (0264) 8225 825
Fax: (0264) 8225 826

Cabang: KCP Veteran
Alamat: Jl. Veteran No. 251 (No. baru : 98), RT. 46 / RW. 5, Kel. Nagri Kaler, Kec. Purwakarta, Purwakarta, Jawa Barat
Telepon: (0264) 8225888
Fax: (0264) 8225824

Subang

Cabang: KCP Subang
Alamat: Jl. Otista No. 252 RT.095/RW.026, Karang Anyar, Subang
Telepon: (0260) 414699
Fax: (0260) 414698

Majalaya

Cabang: Jl. Ciwalengke 97 Majalaya
Alamat: Jl. Ciwalengke 97 Majalaya

Gratis Menonton Pesta Olahraga PON XIX 2016 dan Peparnas XV Jawa Barat 2016

Dari halaman facebook sebuah komunitas UKM Kabupaten Bandung melalui Anita Emmayanti (Kabid. BAPAPSI) memberikan kabar gembira seputar Gratis Menonton Pesta Olahraga PON XIX 2016 dan Peparnas XV Jawa Barat 2016.

Informasi selengkapnya mengenai hal tersebeu sebagaimana terurai di bawah ini.

Kebijakan tiket berbayar untuk menonton di 16 cabang olah raga pada #PON2016 akan dihilangkan. Artinya, penonton yang ingin melihat pertandingan bisa masuk dengan gratis ke venue. Berlaku mulai besok, Kamis 22/09/2016.

Meski digratiskan, panitia akan tetap memberlakukan tiket masuk. Hal ini dimaksudkan untuk pengendalian jumlah penonton. Agar penonton bisa menonton dengan nyaman. Jadi tiket ditujukan untuk pengendalian jumlah penonton, dilakukan sesuai dengan jumlah tempat duduk.

Untuk bisa menonton gratis, Anda bisa mendatangi loket tiket di venue-venue pertandingan untuk mengambil tiket. Selamat Menonton Pertandingan 🙂

Bagi yang memerlukan informasi aktual perolehan medali di ajang PON XIX 2016 silakan masuk ke halaman resmi di sini: 

https://www.facebook.com/SekretariatPONPeparnas2016/

Ayo Dukung PON XIX 2016 Jawa Barat.
Silahkan LIKE dan SHARE

Bisnis Online Bulan Ramadhan Hingga Menjelang Idul Fitri

Sudah menjadi sebuah tradisi di Indonesia bahkan bisa jadi di belahan dunia manapun terdapat sebuah peluang bisnis jasa dan produk menjelang lebaran. Khususnya di Soreang – Bandung Selatan, tak jarang masyarakat yang biasa menjalankan bisnis lebih fokus pada bidang jasa dan produk yang berhubungan erat dengan lebaran atau hari raya Idul Fitri, seperti; katering, kue kering, penyewaan kendaraan keluarga, hingga penyediaan tenaga kerja rumah tangga.
Banyak orang yang menjalankan bisnis musiman tapi menjanjikan pada bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri. Kisah suksesnya bisa ditemukan pada pemberitaan-pemberitaan, seperti yang ditulis oleh portal berita BBC berikut ini. 

Bisnis Online Bulan Ramadhan Hingga Menjelang Idul Fitri 
Seorang ibu rumah tangga yang coba-coba untuk berbisnis kue lebaran adalah Lilis. Sejak sebelum bulan puasa, ia mendapat pesanan dari kerabat dan teman-teman anaknya yang menyukai rasa kue buatannya.

Bisnis Online Bulan Ramadhan Hingga Menjelang Idul Fitri
Bisnis Online Bulan Ramadhan Hingga Menjelang Idul Fitri 

“Awalnya tiap Lebaran saudara dan teman-teman kantor anak saya yang ke rumah, selalu memuji kue-kue kering buatan saya seperti nastar, kastangel dan cheese stick. Sebelum puasa, saya kabarin saudara-saudara dan juga titip contoh kue dan aneka cokelat ke anak saya dan ternyata banyak yang ingin pesan,” kata Lilis.

Memasuki minggu kedua Ramadan, ia mengaku sudah kebanjiran ratusan pesanan.

“Saya kerja sendiri tanpa asisten karena saya takut rasanya beda kalau dibantuin orang lain, ada harga ada rupa dong,” katanya.

Sedangkan untuk peluang bisnis jasa seperti penyewaan mobil, seorang pengusaha rental mobil Cahyo Widago menyarankan agar memanfaatkan mobil teman atau kerabat yang tidak terpakai.

“Saya mulai tahun 1999, dengan pinjam mobil teman kantor yang tidak Lebaran dengan sistem bagi hasil dan hasilnya lumayan,” kata Cahyo.

Tiga tahun kemudian, ia mampu membeli mobil sendiri untuk disewakan. “Mobil bekas tapi perawatannya ga kalah dengan mobil baru, langganan saya juga kebanyakan itu-itu aja tapi lewat promosi mereka saya dapat banyak langganan lain,” tambahnya.

Demikian sekilas artikel tentang Bisnis Online Bulan Ramadhan Hingga Menjelang Idul Fitri  yang biasa dijalankan oleh sebagian masyarakat Soreang. Semoga menginspirasi!


Sumber: http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/07/140717_bisnis_musimaneid

Guruh Sukarno Putra Hadir di Perhelatan Festival Budaya Masyarakat Adat (FBMA) Jabar

Tepat pukul 24.00 WIB menjelang beberapa menit ke hari Minggu, 3 Mei 2015 rangkaian acara Festival Budaya Masyarakat Adat (FBMA) Jabar, yang mentas sejak pukul 09.00 WIB Sabtu, 2 Mei 2015, berakhir pada pukul 24.00 WIB. Resminya ia diutup oleh pentas khas Bajidoran Mandiri Jaya dari Kabupaten Karawang. Sinden Bajidor Mamah Desi, Mamah Eneng Namin, Mamah Nani, dan enam penari lainnya bersama ratusan penonton kompak mendendangkan bait lagu “Gelang Sipatu Gelang” – tanda usai pagelaran. 
Guruh Sukarno Putra Hadir di Perhelatan Festival Budaya Masyarakat Adat (FBMA) Jabar
Guruh Sukarno Putra Hadir di Perhelatan Festival Budaya Masyarakat Adat (FBMA) Jabar

“Hebat diantara festival budaya yang bernuansa tradisi se Indonesia, yang biasa aku kunjungi. Ini paling spektakuler”, ujar Husni, fotografer asal Papua. Husni sedari pagi hingga menjelang dini hari mengabadikan ribuan momen ini secara cermat melalui kameranya bersama tiga kawannya. Aneh tapi, kenapa Pak Gubernur Jabar tak hadir ya? Padahal Aku rasa ini acara besar pentas budaya di provinsi ini”, lagi tanya Husni yang diiyakan rekan seiringnya.


Faktanya, seharian (2/5/2015) ribuan penduduk di sekitar Kawasan Alam Santosa, di Pasir Impun Kabupaten Bandung, bergembira-ria. Saat itu meeka bertindak selaku “tuan rumah” dari FBMA ke-2 Jabar. Daerahnya di Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, semakin sohor setelah puluhan tahun lalu terkenal sebagai penghasil batu templek. Ya, batu templek dengan nama khusus batu Ganefo, pada 1962 adalah bahan utama pembangunan Stadion Gelora Bung Karno.

Kali ini warga Pasir Impun yang akomodatif berkolaborasi bersama ratusan warga utusan 23 Kampung Adat yang tergabung pada BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, menjadi tuan rumah dan mementaskan seni budaya plus keanekaragaman kuliner mereka. Dampaknya, decak kagum dari tokoh nasional mereka perolah.”Apresiasi tinggi saya sampaikan atas pagelaran ini. Akar budaya kita, nyata-nyata dilestarikan dan telah dikembangkan dengan baik. Patut jadi contoh daerah lain di Nusantara”, kata Guruh Soekarno Putra, yang dalam pagelaran ini dianugrahi BOMA Jabar sebagai Pangagung Terah Sang Fajar.

Unikya pada festival kali ini, ada pengunjung khusus – 500 mahasiswa dari 48 negara Asia Afrika. Mereka hadir, usai melakukan Konperensi Mahasiswa Asia Afrika (28/4 – 1/5/2015), di Gedung Merdeka Bandung. Kehadiran mereka, masih dalam kaitan Peringatan 60 Tahun KAA 1955 di Bandung. “Seharusnya, acara ini jadi kebanggaan Bandung dan Jawa Barat. Gubernur Jabar sebaiknya hadir juga”, papar Rena (23).

Menurut penyelenggara, ada 34 relawan yang tergabung pada Sahabat Museum Konperensi Asia Afrika (SMKAA). Tugasnya, mereka membantu suksesnya FBMA ke-2 ini. Bahu membahu pula mereka bersama pengurus BOMA Jabar yang terdiri atas 62 relawan yang peduli terhadap masyarakat adat.”Kami persiapkan dengan matang acara ini. Terima kasih atas bantuan semua kalangan”, ujar Ozenk yang berperan sebagai Ketua Panitia FBMA ke-2.

LAPAS Sukamiskin & Marhaenisme

Sampai disini bisa ditebak, pastilah masih belum tahu dimana Pasir Impun tepatnya Kawasan Alam Santosa berada? Penyelengara FBMA ke-2, paling kerap menyebutnya, terutama bagi orang luar Bandung – Hanya, 3 km sebelah utara dari LAPAS Sukamiskin! Bila “nujum” ini disebutkan, siapa pun tahulah dimana itu. Ajaibnya, LAPAS Sukamiskin yang dahoeloe disebut Straft Gevangenis Voor Intelectuelen (penjara untuk kaum intelektual pribumi maupun Eropa), ampuh membimbing sesiapa yang ingin menujunya.

Sejenak mengupas secuil tentang LAPAS Sukamiskin pada 1930, ini tempat Ir Soekarno, Presiden RI pernah mendekam pada 1930-an. Kaitannya dengan penyelengaraan FBMA ke-2, apa? “Ide memerdekakan Nusantara dari kolonialisme Belanda makin menggelegak. Salah satunya pemicunya, setelah berdialog intens dengan petani miskin Marhaen di Bandung Selatan. Soekarno muda begitu kagum akan kemandirian Marhaen yang hanya punya cangkul dan lahan sempit untuk bertani. Entah kebetulan atau tidak, LAPAS ini tiap kali saya lewati, mengingatkan pada Marhaenisme yang masih relevan disandingkan dengan terwujudnya KAA 1955. Membebaskan semua bangsa Asia Afrika dari penjajahan!”, urai Eka Santosa, Pangaping BOMA Jabar, selaku pemilik Kawasan Alam Santosa.

Lebatnya hutan dan kehijauan di Kawasan Alam Santosa yang luasnya sekitar 4,5 ha, bukti tak terbantahkan reboisasi di daerah gersang, 14 tahun lalu dianggap berhasil. “Dulu tempat ini gundul. Saya tahu persis, berkat Pak Eka dan warga adat dibantu penduduk setempat, kini hijau kembali. Mata airnya hidup lagi, kini dipakai lebih dari 400 KK”, kata Agus Warsito, sahabat Eka yang ikut mempersiapkan perhelatan ini.

Kata banyak orang, karya Eka dalam hal rehabilitasi lingkungan, lebih membumi dibandingkan dengan banyak penjabat yang hanya bisa menghimbau, namun buruk dalam implementasi lapangannya.”Ini mah nyata atuh. Reboisasi dilakukan mandiri seperti Marhaen”, ucap Irham, penduduk Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung yang secara sukaela membantu perhelatan ini. “Sayang ya, Pak Gubernur tidak hadir, kalau yang tahun 2012 mah Dia hadir”.

Eka kala dikonfirmasi, tentang ketidakhadiran Gubernur Jabar, malah berbicara lebih jauh:”Waktu saya utarakan niat ini ke Deddy Mizwar (Wagun Jabar – red). Penyebabnya, acara ini dihadiri 500 mahasiswa peserta Kongres KAA asal benua Asia dan Afrika, ini kan kehormatan bagi Jabar. Belum apa-apa Ia merujuk ke kasus Ridwan Kamil yang direct soal KAA ke 60 ke Presiden Jokowi. Langsung saja Kang ke Presiden …”, kata Eka dengan nada agak meninggi sambil menirukan perkataan Demiz kepada dirinya beberapa hari sebelum acara ini digelar.

Lebih lanjut menurut Eka, seakan mengulang pernyataannya pada 30 April 2015 dihadapan puluhan awak media, kali ini ia memperkuat :”Walau prihatin dengan tiadanya bantuan dari Pemprov Jabar. Secara gotong royong acara ini kami gelar seadanya. Bersyukur bantuan spontan dari pihak yang peduli pada masyarakat adat, datang pada menit-menit terakhir. Apresiasi tinggi ke Dadang Nasser (Bupati Kab. Bandung – red). Hari-hari terakhir kondisi jalan ke Pasir Impun diperbaiki, walaupun yang bagian Kota Bandung di bawahnya masih benjol-benjol”.

Guruh Sukarno Putra Hadir di Perhelatan Festival Budaya Masyarakat Adat (FBMA) Jabar

Bukan tanpa alasan jelas Eka secara piawai menyandingkan tema besar FBMA ke-2 ini berupa “Kembali ke Akar Budaya Bangsa, melalui Apresiasi Kearifan Lokal Masyarakat Adat”, mengundang keturunan langsung Ir. Soekarno, Mohammad Guruh Irianto Soekarno Putra. Uniknya tokoh nasional ini oleh Eka, kali ini disandingkan dengan tokoh nasional lainnya seperti Jan Darmadi, Anggota Wantimpres; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, dan Kapolda Jabar, Irjen Pol DR Mochammad Iriawan, SE SH MM; yang khusus pula hadir Didier Carre, warga Perancis yang ditahbiskan sebagai Duta Masyarakat Adat Jabar di Perancis dan Eropa.

Kepada undangan khusus tokoh nasional BOMA Jabar, kali ini menganugrahkan gelar. Kepada Guruh Sukarno Putra dianugrahkan gelar sebagai Pangagung Terah Sang Fajar; Jan Darmadi sebagai Lanang Jembar Panalar; Siti Nurbaya sebagai Raksa Wana Hayati; dan M Iriawan sebagai Lanang Raksa Buana.

Turut memberikan nuansa internasional dari perhelatan ini yang oleh kalangan masyarakat adat disebut Pinton Ajen Karancagean sebagai padanan dari FBMA:”Kehadiran mereka tak begitu saja. Ada pesan khusus yang harus dibawa ke negaranya. Warga adat yang tergabung pada BOMA Jabar, sudah sejak dulu merawat alam dengan bijak. Inilah yang kami pintonkan”, kata Ate, yang kebagian tugas sebagai pengarah acara FBMA ke-2.

Kekhidmatan dan kemeriahan acara ini terasa begitu memukau, sehingga stasiun Metro TV menayangkannya secara live dalam beberapa segmen.”Tradisi warga adat Jabar menjaga kelestarian ekosistem secara alami, yang kini jadi trend dunia, patut diketahui orang. Kami bantu menyebarkannya”, papar Teh Funny, Pengarah Acara FBMA ke-2. Teh Funny selama pagelaran kerap berdampingan dengan duo MC kondang George Irvan dan Renny. “Berkat panduan jelas aku jadi tahu makna satu bagian acara ke bagian lainnya. Benang merahnya, kerasa. Kita harus hidup selaras dengan alam”, pendapat Yani (22), relawan SMKAA. (HS/dtn)

BOMA Jawa Barat Menginjakkan Kaki di Museum Konferensi Asia Afrika

BOMA Jabar, Pertama dalam Sejarah – Menginjak Museum Konferensi Asia Afrika Bandung!
“Asa kumaha gening gedong-sigrong ieu, biasana ngan ukur nepi jadi dongeng, bisa didatangan ku kuring – Duh, betapa mengagumkan suasana gedung megah ini, biasa hanya sekedar dongeng, hari ini bisa kami kunjungi” ~ Solahah (46)
Siang itu (15/4/2015) sekumpulan tetua adat yang tergabung pada BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jawa Barat, pertama dalam sejarah menginjakkan kakinya di MKAA (Museum Konferensi Asia Afrika) Gedung Merdeka Bandung. Apa gerangan? 
BOMA Jawa Barat Menginjakkan Kaki di Museum Konferensi Asia Afrika
BOMA Jawa Barat Menginjakkan Kaki di Museum Konferensi Asia Afrika
Tak lain, mereka ini yang hampir seumur hidupnya tinggal di kampung adat yang rata-rata berada di pelosok Jawa Barat – menjaga tata-titi dan nilai kearifan lokal yang bertumpu kuat pada hubungan manusia dengan alam dan Sang Pencipta, hari itu melihat dunia luar! “Asa kumaha gening gedong-sigrong ieu, biasana ngan ukur nepi jadi dongeng, bisa didatangan ku kuring – Duh, betapa mengagumkan suasana gedung megah ini, biasa hanya sekedar dongeng, hari ini bisa kami kunjungi”, ujar Solahah (46), warga kampung adat Kampung Dukuh, Cikelet Kabupaten Garut.

Para tetua adat diantar Pangaping BOMA Jabar, Eka Santosa, siang itu menuturkan niatan menghelat FBMATS (Festival Budaya Masyarakat Adat Tatar Sunda) ke-2 pada 2 Mei 2015 di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung. “FBMTAS kali ini khusus sifatnya, walau hanya satu hari. Dihadiri sekitar 500 mahasiswa asal Asia dan Afrika yang sebagian berstudi di Indonesia. Seni budaya dan kuliner, penyadaran lingkungan hidup, pemberian anugrah untuk para tokoh nasional maupun regional, kami helarkan disini”, tutur Jajang Sanaga, Tetua Kampung Adat Sanaga, Salawu Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara itu Eka Santosa dalam kesempatan itu menjelaskan secara rinci rundown acara kelak (2/4/2015) mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 24.00 malam harinya. “Dengan izin khusus dari Polda Jabar, keramaian yang biasa disebut pinton ajen karancagean digelar dengan sangat unik. Prinsip hidup gotong-royong yang biasa hanya dibicarakan, oleh warga adat dipraktikkan dengan nyata. Mereka akan mulai datang ke Alam Santosa, bertahap seminggu sebelumnya. Mereka membawa perlengkapan sandang-pangan sendiri dari kampung adatnya”.

“Ini nuansa baru pada Peringatan ke- 60 Tahun KAA 1955. Masyarakat adat yang hadir, turut menggugah kita dengan sejumlah nilai budaya buhun. Kabar ini sudah banyak diketahui banyak pihak, mereka tertarik, tak sabar menghadirinya …”, sambut Dedi Sutardi, Kasi Pelestarian dan Dokumentasi MKAA (Museum Konferensi Asia Afrika).

KAA, Tak Bermakna?
Hal menarik lainnya usai pemaparan BOMA Jabar terkait niatan gelaran FBMATS ke 2, Wa Ugis Suganda, Tetua Adat dari Kampung Adat Sirna Resmi, Kabupaten Sukabumi beropini secara spontan tentang gebyar puncak acara Peringatan ke- 60 Tahun KAA 1955:”Kalau mau jujur, peringatan ini tak ada maknanya. Coba pikir, kehidupan kami sudah lebih dari 400 tahun, disana. Ini terbukti dari acara Seren Taun kami. Sedangkan usia republik kita baru 70 tahun. Saat penjajahan Belanda dan Jepang, kampung adat kami tak pernah diganggu hak ulayatnya. Eh, malah setelah RI merdeka, tanah ulayat kami dicaplok Perhutani, Taman Nasional Gunung Salak Halimun, dan lainnya. Sekarang kami, masih merasa dijajah. Sungguh aneh republik ini?! Galibnya, KAA ini untuk apa dan siapa, kami tak tahu maknanya?!”.

Tak pelak ujaran Wa Ugis yang menyentak ini beroleh applaus dari puluhan awak media. Begitu pun kala Jajang Sanaga, Ketua Harian BOMA Jabar ketika menuturkan pada sesi FBMATS ke- 2 kelak akan menyisipkan rajah (ritual doa ala warga adat – red.):”Ada ritual khusus patali banyu, menyatukan air dari sedikitnya 23 sumber mata air di kampung adat se Jabar. Airnya kami satukan di Pasir Impun. Isi doa rajah ini mohon kesembuhan bagi para pemimpin dan rakyat Indonesia, khususnya. Melihat situasi kali ini, kelihatannya bapak gede (pemerintah), sedang teu dameng wales (sakit keras -red). Makanya, kami tengok ke Bandung, layaknya pelayat kami doakan agar bapak gede lekas sembuh, agar ingat akan nasib rakyatnya! Bagi warga dua benua Asia dan Afrika kami doakan, agar damai dan sejahtera. Padahal, kami ini belum pernah ke Afrika sana. Yang kami tahu, hanya pohon afrika yang biasa kami tanam di kampung adat kami. Semogalah doa kami terkabul …”.

Keliling MKAA & Anugrah

Usai pemaparan dari BOMA Jabar tadi, seluruh anggotanya hari itu berkeliling ke bagian luar gedung Merdeka hingga ke bagian dalam MKAA. Menariknya, kala para Tetua Adat berdoa di seputar pelataran gedung Merdeka, sempat menarik kalangan umum. “Wow, dari manakah mereka yang berpakaian khas ini. Oh mereka sedang mendoakan kita ya? Terima kasih, dong kita didoain”, kata Erwina (30), pelancong asal Surabaya yang sempat menanyakan fenomena unik ini pada awak media yang meliput para tetua adat.

Momen menarik lainnya, kala para tetua adat yang kerap disapa Olot melihat-lihat dengan seksama aneka visualisasi dokumentasi KAA 1955 berupa potret tokoh PM China Chow En Lai, PM India Jawarharlal Nehru, hingga presiden RI pertama Ir. Soekarno di area MKAA:”Tah, ieu mah kami cinta pisan ka Pak Karno. Mun bisa mah anak-anakna ayeuna alalakur atuh, teu siga ayeuna – Nah, ini yang kami cintai Pak Karno. Kalau bisa anak-anaknya hidup rukun, jangan seperti sekarang”, ujar Bah Uluk Lukman, Tetua Kampung Adat Dukuh Garut Selatan dengan nada suara terus terang, sambil menunjuk foto “Putra Sang Fajar” yang secara tradisional sangat mereka hormati secara turun-menurun, tanpa kecuali!

Acara sisipin lain pada FBMATS ke-2, akan dilibatkan ratusan warga Pasir Impun Kabupaten Bandung sebagai tuan rumahnya. Tuan rumah ini akan menggelar tutungulan, pencak silat, dan demo permainan anak tradisional dari Komunitas Bancakan. Lainnya, menurut Ozenk, Ketua Panitia, pihak BOMA Jabar akan ada penganugrahan gelar kepada sejumlah tokoh. “Tentu, diberikan kepada pribadi yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa bagi masyarakat adat dalam konteks keutuhan NKRI, diantaranya …”.

Rinciannya, diberikan kepada Wapres H. Jusuf Kalla sebagai Papayung Agung Nusantara; Anggota Wantimpres, Jan Darmadi sebagai Lanang Jembar Panalar; Guruh Soekarno Putra sebagai Pangagung Terah Sang Fajar, KSAL Marsekal Ade Sopandi sebagai Satria Samudra Nusantara; Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi, sebagai Nonoman Rancage Pinilih; dan Kapolda Jabar Irjen Pol M Iwan Iriawan sebagai Lanang Raksa Buana.

Lebih spesial lagi pada penganugrahan ini akan ditahbiskan seorang warga negara Perancis sebagai Duta Sawala Masyarakat Adat untuk benua Eropa. “Diberikan atas kasapukan (kesepakatan) para Olot kepada Didier Carre yang punya nama khusus dari BOMA Jabar sebagai Kang Didi Masagi. Firm, sejak 28 April 2015 Ia akan hadir bersama rekan-rekannya dari negeri Menara Eifel”, tutup Ozenk yang optimis helatannya akan diikuti sedikitnya oleh 23 kampung adat di Jabar. *Harri Safiari [085721273388]*

BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jawa Barat

KSAL Laksamana Madya TNI, Ade Supandi, S.E,  Menerima Eka Santosa dan Pengurus BOMA Jabar di Rumah Jabatannya di Jakarta

Eka Santosa, Pangaping (penasihat) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, Rabu malam, 21 Januari 2015 mengantar sekitar 20 pengurus BOMA Jabar untuk melakukan pertemuan silaturahmi dengan KSAL Laksamana Madya TNI, Ade Supandi. Pertemuan pada malam hari itu (Pukul 21.00 – 23.00 WIB), berlangsung banyak secara in formal dan penuh dengan kekerabatan. 
“Kami hadir dan diterima dengan baik oleh Kang Ade (Ade Supandi) tadi. Banyak hal yang dibahas mulai dari soal kemaritiman, hak ulayat masyarakat adat, hingga persoalan lingkungan hidup ..."
 
“Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya. Benar, saya bukan siapa-siapa dihadapan para Olot (tetua adat), terumana. Saya ini pituin dari Batujajar (Kab. Bandung Barat – red). Malahan kerabat saya pun yang tinggal di Kampung Mahmud (Cigondewah, Kota Bandung – red). Dulu waktu masih kecil, saya suka main penca silat disana. Tapi jangan diminta sekarang mendemokannya.. .”, begitu cuplikan dalam kata sambutannya yang disambut senyum oleh para tamunya.
Menurut Eka Santosa, mantan Ketua DPRD Jabar (1999 -2004) dan Ketua Komisi ll DPR RI (2004 – 2009) serta kini masih menyandang sebagai Ketua DPW Partai NasDem Jabar, pertemuan ini bisa terselenggara semata demi mensyukuri pengangkatan Ade Supandi oleh Presiden Jokowi (31 Desember 2014) sebagai KSAL menggantikan Laksamana Marsetio yang memasuki masa pensiun. 
“Beliau kan orang Sunda yang kini sedang berkiprah di tingkat nasional. Peran TNI AL saat ini sangat strategis, bila dihubungkan dengan kiprah Menteri KKP, Susi Pudjiastuti yang juga berasal dari Jabar, Pangandaran. Pun, tema kepemimpinan Presiden Jokowi dengan platform menjadikan NKRI sebagai poros maritim dunia, ditangkap oleh para Olot di BOMA Jabar harus diperkuat pancangannya,” tegas Eka.
“Kami hadir dan diterima dengan baik oleh Kang Ade (Ade Supandi) tadi. Banyak hal yang dibahas mulai dari soal kemaritiman, hak ulayat masyarakat adat, hingga persoalan lingkungan hidup yang dialami oleh masing-masing komunitas adat di berbagai pelosok Jabar. Beliau mengapresiasi saran dan usulan kami”, kata Wa Ugis, salah satu Olot yang berasal dari Kampung Adat Sirna Resmi, Kabupaten Sukabumi.
Jajang Sanaga, Ketua Harian BOMA Jabar, dalam pertemuan ini selain mengapresiasi kinerja TNI AL, paling akhir dalam penanganan bencana jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501 yang lalu (28/12/2014) di sekitar Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pun mengharapkan putra terbaik dari tatar Sunda yang kini berkiprah di tingkat nasional, dalam hal mengemban amanahnya senantisa memperoleh aneka kelancaran. “Kang Ade, bersedia pula hadir ke Pasir Impun, Kabupaten Bandung (Sekretariat BOMA Jabar – red) pada sekitar Maret 2015. Beliau pun akan lebih seksama memperhatikan aspirasi warga pesisir Jabar bila kebetulan sedang berada di sini (Jabar-red) ”.
Menurut Jajang, Ade Supandi akan bersegera mewujudkan pelabuhan laut di sekitar LANAL di Garut Selatan saat ini. “Meskipun kepentingan ekonominya relatif masih kecil, keberadaan pangkalan laut di Jabar Selatan amat strategis. Paling dekat kita berhadapan dengan kepulauan Christmast milik negara tetangga terdekat disana, Australia”, jelas Ade Supandi tatkala diklarifikasi perihal kebutuhan pelabuhan laut yang memadai di pesisir selatan Jabar.
Pertemuan ini menurut Ade Supandi yang mulai berdinas sejak 1983 sejak lulus Akademi Angkatan Laut TNI angkatan ke-28 dengan jabatan sebelum saat ini sebagai Kepala Staf Umum TNI per 12 Mei 2014, dirasakannya sebagai sesuatu hal yang penting:”Baru-baru ini pun saya sudah menerima berbagai aspirasi dari banyak kelompok masyarakat di Indonesia Timur. Kehadiran BOMA Jabar, sungguh menggugah saya untuk sama-sama kita membangun tatar Sunda lebih baik lagi”.
Suasana pertemuan yang penuh keakraban tanpa panduan protokoler ketat, tak urung bagi Naskim, salah satu perwakilan dari komunitas “Suku Dayak Hindu Budha Bhumi Segandhu” dari Losarang Indramayu yang penampilannya amat bersahaja – bercelana kutung hitam dan putih serta tanpa mengenakan kemeja, ”Ini mah Pak Jenderal, kami sangat senang ada perwakilan kita di tingkat nasional yang bisa menjadi panglima angkatan laut. Kalaulah boleh, sesekali bisakah kami numpak kapal perang angkatan laut?”, tanyanya dengan logat kental Indramayu. Tak pelak pertanyaan ini menimbulkan suasana semakin akrab pada malam itu.
Perlu diketahui bahwa Eka Santosa yang dikenal luas selain sebagai politisi, juga sebagai pejuang lingkungan – salah satu kiprahnya yang berhubungan dengan lingkungan hidup adalah menghutankan kembali area yang gundul maupun penanaman mangrove (bakau) di sepanjang pesisir pantai NKRI, juga amat peduli pada peningkatan kesejahteraan nelayan di negara kita.
“Bila tak ada aral melintang, saya akan berupaya mengarah untuk memimpin HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia). Sinyal kuat berupa dukungan dari berbagai daerah di pelosok negeri, sudah mulai tampak jelas sejak beberapa waktu. Bila negara membutuhkan, saya siap untuk berbakti demi meningkatkan kesejahteraan nelayan yang selama ini kerap terpuruk”.
Diketahui secara luas, Eka Santosa pun sejak 1982 sudah saling mengenal mengenal perihal sosok Menteri KKP, Susi Pudjiastuti.”Banyak hal yang sejak lama kami impikan tentang kemaritiman kita. Sementara Susi melalui armada udara swasta yang ia bangun, semuanya itu jelas-jelas demi kejayaan maritim awal- akhirnya”, ujar Eka usai bertemu dengan Ade Supandi yang diketahuinya sebagai salah satu penentu atau mitra dalam membasmi illegal fishing yang kini sedang didengung-dengungkan operasinya oleh menteri KKP, Susi Pudjiastuti.
Tokoh adat dari BOMA Jabar yang turut hadir pada malam itu, antara lain; Bah Uluk, Terua Adat dari Kampung Dukuh, Cikelet Kabupaten Garut. Bah Uluk menyatakan, ”Pertemuan ini amat penting bagi kami. Sebagian daerah kami berhubungan dengan pesisir pantai selatan. Kami tahu pula, ada tambang pasir besi di pantai selatan Jabar. Potensi tambang ini, janganlah kita habiskan saat ini. Dampak tambang psir besi amat memprihatinkan secara sosial, maupun fisik di lapangan. Moga-moga Kang Ade ikut mengawasinya”. 
Hadir pula Bah Karma, Tetua Kampung Adat Kuta, “KSAL Kang Ade, ini mengingatkan kami pada Laksamana R.E Martadinata (1959 – 1966, red), ini KSAL kedua dari warga tatar Sunda. Bagusnya, peristiwa ini bisa lebih memacu generasi muda di Jabar lebih beprestasi”. [Harri Safiari]