Kegiatan Filantropi Menjadi Bagian Keseharian Keluarga Sukanto Tanoto

Home » Sosok » Kegiatan Filantropi Menjadi Bagian Keseharian Keluarga Sukanto Tanoto

Kegiatan Filantropi Menjadi Bagian Keseharian Keluarga Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto merupakan pengusaha sukses pendiri sekaligus Chairman Royal Golden Eagle (RGE). Namun, ia juga dikenal sebagai penggiat kegiatan sosial. Pria kelahiran Belawan ini melakukannya bersama-sama keluarganya melalui Tanoto Foundation yang digagasnya.

Lahir pada 25 Desember 1949, Sukanto Tanoto bisa menjadi panutan pebisnis mana pun. Dari bukan siapa-siapa, ia mampu membesarkan RGE menjadi korporasi skala global. Aset perusahaannya mencapai 18 miliar dolar Amerika Serikat. Dengan unit bisnis yang tersebar hingga Brasil, Kanada, Tiongkok, dan Spanyol, RGE mampu membuka kesempatan kerja bagi sekitar 60 ribu orang.

Sukanto Tanoto saat ini memegang kendali utama RGE. Namun, di tengah kesibukannya, ia masih sempat menjalankan berbagai kegiatan filantropi bersama Tanoto Foundation. Lebih hebat lagi, ayah empat orang anak ini mampu mengajak keluarganya untuk aktif di sana.

Tanoto Foundation resmi berdiri pada 2001. Namun, Sukanto Tanoto dan istrinya, Tinah Bingei Tanoto, sudah merintisnya sejak 1981. Kala itu, mereka mengawali semua dengan membangun sekolah untuk anak-anak karyawan perusahaannya di Besitang, Sumatra Utara.

Sejak saat itu, Sukanto Tanoto dan istri terus aktif menjalankan berbagai kegiatan filantropi. Hingga akhirnya, keduanya memutuskan mendirikan Tanoto Foundation.

Sekarang Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto duduk sebagai Dewan Pembina di Tanoto Foundation. Sebagai pendiri, keduanya bisa memberikan arahan terhadap kegiatan yang dijalankan.

Sebagai contoh tentang fokus kegiatan Tanoto Foundation. Sukanto Tanoto mengharapkan agar lembaga yang didirikannya tersebut bergerak di sektor pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup.

Ketiga hal tersebut dipilih karena Sukanto Tanoto meyakininya sebagai cara yang paling tepat dalam menghapus kemiskinan di Indonesia. Itu pula mimpi yang hendak diwujudkannya bersama dengan Tanoto Foundation.

Selain dirinya, semua pihak di keluarganya aktif di dalam Tanoto Foundation. Saat ini, istrinya juga ada di jajaran Dewan Pembina. Anak-anaknya seperti Belinda Tanoto, Anderson Tanoto, dan Imelda Tanoto juga menjadi anggotanya.

Semuanya turut berkiprah di Tanoto Foundation. Namun, setiap orang memiliki peran yang berbeda-beda dengan ketertarikan masing-masing.

Sebagai contoh Tinah Bingei Tanoto. Ia sangat tertarik ke pemberdayaan masyarakat khususnya pengembangan kemampuan perempuan. Sebab, ia tahu persis bahwa jika diberi kesempatan dan keterampilan, para wanita akan bisa mendorong perekonomian tumbuh.

BACA JUGA :  Kemampuan Wirausaha Unik Sukanto Tanoto

Oleh karena itu, Tinah Bingei Tanoto mengarahkan Tanoto Foundation agar bisa mendukung perempuan untuk lebih maju. Ia percaya para wanita bisa menunjukkan potensi maksimal jika ada sistem yang mendukungnya untuk berkembang.

foto pelengkap Kegiatan Filantropi Menjadi Bagian Keseharian Keluarga Sukanto Tanoto
[internet]

Kegiatan Filantropi Menjadi Bagian Keseharian Keluarga Sukanto Tanoto

Tanoto Foundation kemudian menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan. Mereka bekerja sama dengan unit-unit bisnis dari RGE untuk meningkatkan keterampilan para perempuan seperti pelatihan membatik. Hal itu diyakini akan mampu meningkatkan perekonomian keluarga karena para wanita bisa mendapatkan penghasilan dari hasil kerajinan batik.

Secara khusus, Tinah Bingei Tanoto menaruh perhatian terhadap para istri karyawan RGE. Ia mengarahkan Tanoto Foundation untuk menyediakan berbagai dukungan perawatan dan pendidikan anak seperti pusat penitipan dan lembaga pendidikan seperti PAUD, TK, dan sekolah bagi keluarga karyawan RGE di Riau, Jambi, dan Sumatra Utara. Hal itu diharapkan membuka kesempatan kepada para perempuan untuk lebih produktif dan mendukung perekonomian keluarga.

Selain itu, Tinah Bingei Tanoto melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kapasitas para istri karyawan RGE. Adapun kegiatan yang dilakukan mulai dari pelatihan dalam berbagai keterampilan seperti pengasuhan dan manajemen rumah tangga, penyadaran agar aktif dalam proses belajar mengajar anak-anak mereka di kelas, serta membuka kesempatan agar datang ke perusahaan untuk tahu lebih dekat operasionalnya.

Bukan hanya itu, Tanoto Foundation mengajak para istri karyawan RGE dalam berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat di sekitarnya. Keterlibatan juga diharapkan hadir dalam pelaksanaan kegiatan di pusat penitipan anak, pusat pengembangan anak usia dini, taman kanak-kanak, dan sekolah yang didukung RGE dan Tanoto Foundation.

Berkat ini, para istri karyawan RGE mampu berkontribusi terhadap perekonomian keluarga. Setidaknya ada 2.000 perempuan menghasilkan pendapatan dengan bekerja di perkebunan tanpa harus khawatir tentang perawatan dan pendidikan anak-anak mereka.

KIPRAH ANGGOTA KELUARGA LAIN

Lain lagi dengan kiprah Anderson Tanoto. Direktur RGE ini memiliki ketertarikan khusus dalam pendampingan para penerima beasiswa Tanoto Foundation. Ia sering kali hadir dalam kegiatan yang diikuti oleh para Tanoto Scholars tersebut.

Di sana Anderson Tanoto berbagi inspirasi sukses yang ia dapatkan. Ia juga kerap menginspirasi para Tanoto Scholars dengan kisah keberhasilan Sukanto Tanoto. Ayahnya itu mampu melawan kesulitan hidup untuk menjadi seorang pebisnis besar seperti sekarang.

Dalam setiap kesempatan, Anderson Tanoto selalu menekankan agar para Tanoto Scholars selalu bisa memimpin diri sendiri terlebih dulu. Jika sudah bisa melakukannya, mereka baru bisa memimpin orang lain.

BACA JUGA :  Mengenal Pelukis Pensil Bernama Toleng

Bersama dengan itu, Anderson Tanoto juga mendorong para Tanoto Scholars agar peduli terhadap sesama. Ini membuat Tanoto Foundation mendorong penerima beasiswanya supaya berhimpun dalam berbagai asosiasi di daerah masing-masing.

Belinda Tanoto memiliki ketertarikan berbeda. Ia sangat aktif dalam berbagai kegiatan Tanoto Foundation dalam bidang pendidikan. Belinda Tanoto melakukannya karena selain pengaruh dari keluarga, ia juga meyakini bahwa edukasi bisa menjadi cara memutus rantai kemiskinan.

“Pendidikan adalah kegiatan yang berarti penting, bukan hanya bagi saya tapi juga di keluarga kami,” papar Belinda Tanoto. “Meski ayah saya tidak punya kesempatan menyelesaikan pendidikannya, ia adalah seorang pembelajar sejati dan pendorong pendidikan. Hanya ketika pada masa muda dibekali dengan kemampuan dasar berpikir, membaca, menulis, serta berhitung, seseorang bakal bisa melepaskan diri dari kemiskinan.”

Ketertarikannya ini menjadikan Belinda Tanoto ikut datang ke berbagai sekolah-sekolah di kawasan pedesaan di Sumatra Utara, Riau, dan Jambi. Di sana ia turut menjalankan berbagai program pendidikan yang dilakukan Tanoto Foundation.

Kesadaran yang tumbuh di keluarga Sukanto Tanoto terhadap nasib pihak lain tidak hadir begitu saja. Hal tersebut berkat didikan Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto.

Mereka sadar anak-anaknya memiliki hidup yang jauh lebih baik dibanding zaman dulu. Semua kebutuhan mereka hampir tercukupi. Kondisi ini dikhawatirkan akan menghilangkan empati kepada pihak lain.

Oleh sebab itu, Tinah Bingei Tanoto sengaja mendidik anak-anaknya untuk peduli kepada pihak lain. Cara yang dilakukan sederhana. Misalnya dengan terbiasa merayakan pesta ulang tahun di panti asuhan. Kegiatan ini sederhana tapi menyadarkan anak-anak Sukanto Tanoto bahwa ada pihak lain yang kurang beruntung.

Selain itu, ketika masa liburan tiba, keluarga Sukanto Tanoto tidak pergi ke luar negeri atau berwisata di berbagai destinasi menarik. Mereka justru memilih masuk ke hutan dan tinggal di sekitar pabrik unit bisnis dari RGE.

Di sana mereka berinteraksi dengan penduduk dan para karyawan RGE. Hal itu akhirnya juga mengajarkan tentang kepedulian terhadap pihak.

Itulah yang membuat keluarga Sukanto Tanoto bisa aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Mereka bahkan menjadikan aktivitas filantropi sebagai bagian dari keseharian.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.