Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin

Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin

Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin — Menyoal faedah, ada begitu banyak manfaatnya dari minum teh. Bahkan sejak ribuan tahun yang silam, orang-orang telah begitu faham akan manfaat teh baik dari segi pengobatan atau guna menjaga kesehatan.

Sejarah Tanaman Pohon Teh

Tanaman pohon teh berasal dari Tiongkok, tepatnya di provinsi Yunnan – bagian barat Tiongkok. Mengutip Wikipedia, tanaman teh terbilang cocok di Yunnan mengingat iklimnya di sana tropis dan subtropis. Kondisi tersebut membuat udaranya panas tapi cukup lembap sehingga tanaman teh tumbuh dengan subur.

Pohon Teh di Indonesia

Di Indonesia, tepatnya di Ciwidey, terdapat kebun teh yang dikelola oleh Perkebunan Teh Rancabali. Perkebunan ini memiliki pemandangan alam yang indah dan udaranya yang terbilang mirip-mirip dengan Yunnan – beriklim Tropis (18 – 25°C). Takheran, Perkebunan Teh Rancabali kerap menjadi tempat yang disukai banyak wisatawan untuk dikunjungi dan berfoto. Di Perkebunan Teh Rancabali terdapat pabrik teh, lebih tepatnya pabrik mengolah teh hitam jenis orthodox.

Teh hitam berasal dari daun Camellia sinensis, jenis tanaman yang menyerupai teh hijau. Teh hitam dihasilkan dengan memilih daun teh lalu diproses pengeringan serta oksidasi. Produksi teh hitam yang baik adalah teh yang menghasilkan rasa yang kuat serta warna yang lebih gelap daripada teh hijau.

Budaya Minum Teh di Indonesia

Tahukah Anda? Indonesia tercatat sebagai salah satu negara penghasil teh terbesar dan terbaik di dunia. Dan Indonesia pun memiliki sejarah budaya mengenai teh. Dulu minum teh merupakan budaya tradisional para bangsawan. Dan cara minum teh di Indonesia tersebar ke berbagai daerah sehingga memiliki tradisi minum teh yang beragam dan turun temurun hingga sekarang.

Adalah Dr. Andreas Cleyer, seorang warga kebangsaan Belanda datang ke Indonesia dengan membawa teh pada 1686. Tujuannya, menjadikan teh sebatas sebagai tanaman hias. Dan pada 1782, di pulau Jawa – Pemerintah Belanda mulai membudidayakan tanaman teh yang biji-bijinya langsung dipesan dari Tiongkok. Semenjak itu hingga hari ini ada kebiasaan meminum teh dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Minum Teh Poci

Salah satu tradisi turun temurun di Pulau Jawa yaitu minum teh poci. Caranya, masyarakat menyeduh teh wangi melati di dalam poci dengan diberi tambahan pemanis berupa gula batu kemudian mereka menuangkannya ke dalam gelas-gelas kecil. Tradisi minum teh poci ini sangat kuat di Cirebon, Slawi, Tegal, Brebes, Pemalang, dan sekitarnya.

Rupa-rupanya, di dalam tradisi minum teh poci, seorang peminum teh boleh menambah gula batu namun tidak boleh mengaduknya. Pasalnya, ada pesan yang tersirat, bahwa hidup terkadang pahit namun bila kita

Nyaneut

Di Jawa Barat khususnya urang Sunda, ada tradisi minum teh yang nama istilahnya Nyaneut. Tradisi ini lazim dilakukan pada saat Tahun Baru Islam. Nyaneut merupakan kependekkan untuk nyai haneut atau cai haneut, yang berarti air hangat.

Untuk melakukan tradisi minum teh nyaneut, seseorang harus melakukan gerakan tertentu – dia harus dua kali memutar gelas pada telapak tangan sebelum meminum air teh. Kemudian dilanjutkan dengan menghirup aroma air teh hangat sebanyak tiga kali baru kemudian ia meminumnya.

Patehan

Tradisi budaya minum teh warisan turun temurun selanjutnya adalah dari kota gudeg, Jogyakarta. Tradisi ini bernama Patehan yang hanya berlaku bagi orang-orang yang berada di lingkungan keraton Jogyakarta saja.

Patehan adalah nama sebuah tempat, lengkapnya Bangsal Patehan – tempat melaksanakan tradisi minum tersebut. Pelaksanaannya, ada lima orang pria dan 5 orang wanita berpakaian adat Jawa kemudian mereka akan meracik membuat minuman teh. Selain meracik suguhan teh, mereka pun menambah dengan makanan ringan atau cemilan lalu setelah siap disajikan mereka akan mengkhususkan minuman dan makanan untuk raja, keluarga serta tamu keraton.

Nyahi

Budaya atau tradisi meminum teh selanjutnya datang dari daerah Betawi yang dikenal dengan Nyahi. Racikan nyahi lebih condong ke air tawar dan airnya pun tidak kental. Asal kata, “Nyahi” berasal dari kata, “Syahi” dari bahasa Arab. Dan sebagian lagi menyebutkan tradisi nyahi merupakan adaptasi budaya minum teh yang berawal dari Tiongkok.

Tradisi nyahi dilakukan oleh masyarakat Betawi saat kumpul bareng keluarga serta sanak famili atau bersama teman dan handai taulan, bersama kolega selepas makan siang atau di sore hari. Teh yang menjadi sajian pada tradisi tersebut adalah teh tubruk. Caranya, teh langsung diseduh dengan air panas tanpa proses penyaringan. Teh dituangkan ke dalam teko kuningan atau biasa masyarakat Betawi menyebutnya dengan teko kaleng belibrik.

Ciri khas dari cara minum teh dalam tradisi nyahi yaitu, adanya pemanis berupa gula kelapa. Peminum teh ini akan menggigit sedikit gulanya kemudian menyeruput teh hangat. Adapun sebagai teman minum teh, mereka kerap melengkapi suasana kumpul dengan makanan seperti; jalabria, cuhcur, talam, ape (pepe), apem, kacang tanah rebus, pisang serta jagung rebus.

Kandungan Teh

Terdapat jamak kandungan yang menyehatkan dalam tanaman teh, sebut saja; kandungan nutrisi berupa asam lemak omega-3, kafein, asam lemak omega-6, polifenol, asam amino, serta mineral, seperti fosfor, magnesium, kalium serta mangan.

Manfaat Teh untuk Kesehatan

Daun teh dinilai tinggi antioksidan yang bermanfaat guna menghalau pertumbuhan sel-sel kanker dan mengantisipasi radikal bebas. Para ahli kesehatan dan gizi pun menilai merutinkan minum teh sangat berdampak baik bagi kesehatan terutama bagi yang tengah dalam masa pemulihan dari sakit, radang tenggorokan dan demam. Guna mengoptimalkan minum teh kita dianjurkan meminum secangkir teh setiap hari.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Minum Teh?

Waktu yang tepat untuk minum teh, salah satu literatur menyebutkan – setiap orang sebaiknya minum secangkir teh di waktu pagi sekitar pukul 10 hingga 11 atau malam hari. Apa pasal? Karena waktu pagi hari metabolisme tubuh sedang tinggi dan dengan minum teh bisa lebih meningkatkannya lagi.

Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin
Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin | A cup of tea with a book by Jakub Kapusnak is licensed under CC-CC0 1.0

Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin

Seiring perkembangan zaman, teh yang hadir di tengah-tengah masyarakat pun mengalami perkembangan. Hari ini kita bisa menemukan banyak sekali ragam dari teh dengan berbagai kemasan, misalnya teh celup baik teh hitam atau teh hijau.

Ada banyak manfaat dari minum teh secara rutin, beberapa diantaranya – yaitu;

  • Mengurangi resiko serangan jantung dan stroke. Salah stu penelitian menemukan sekitar 20% pengurangan risiko serangan jantung dan 35% pengurangan risiko stroke adalah orang-orang yang rutin minum 1 hingga 3 cangkir teh hijau.
  • Membantu program menurunkan berat badan. Terdapat penelitian yang mengungkapkan, efek konsumsi teh untuk turunkan berat badan berbanding lurus dengan rutin mengonsumsi teh dalam jumlah besar, seringkali dalam bentuk pil. Namun, penelitian tentang ini sebenarnya tidak terlalu kuat.

Itulah sekilas informasi tentang Manfaat dari Minum Teh Secara Rutin, semoga bisa menambah wawasan dan mengilhami Anda yang menemukan serta membaca tulisan ini.


BACA JUGA : 3 (Tiga) Fungsi Humidifier Di Rumah Untuk Kesehatan

Sumber:
https://bobo.grid.id/read/08900255/4-tradisi-minum-teh-di-indonesia-yang-dulu-hanya-dilakukan-bangsawan
https://pyfahealth.com/blog/kandungan-teh-yang-menakjubkan-untuk-kesehatan/
https://kesehatan.kontan.co.id/news/kaya-manfaat-ini-takaran-dan-waktu-yang-tepat-minum-teh-hijau

Share

Leave a Reply

%d bloggers like this: