Undangan Digital Resepsi Pernikahan Kian Dilirik Banyak Pihak

Undangan Digital Resepsi Pernikahan Kian Dilirik Banyak Pihak

Saat Pandemi 2,5 tahun yang lalu tersinyalir membukukan data angka pernikahan yang terbilang signifikan. Namun, data pembatalan pesta perkawinan dan pemundurannya pun sama mencoloknya.

Padahal, menurut catatan yang dirilis oleh Kemenag, telah ada sekitar 30 ribu pasangan calon pengantin yang mendaftarkan diri di tengah pandemi beberapa waktu yang silam. Jamak yang harus rela meniadakan pesta perkawinan saat wabah covid-19. Atau menggelar resepsi pernikahan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Misalnya pelarangan bersalaman dengan tamu yang hadir serta jumlah tamu pun harus rela dibatasi guna meminimalisir penyebaran virus.

Kondisi tersebut mempengaruhi kebiasaan yang ada di masyarakat, seperti adanya terobosan-terobosan dari warga masyarakat yang terbilang inovatif. Terpicu oleh kondisi yang serba dibatasi, melahirkan banyak hal yang mencoba menjawabnya sebagai langkah solutif. Salah satunya fenomena bermunculan penyedia jasa Undangan Digital.

Sebuah keadaan yang menurut ramalan banyak orang tentang pergeseran undangan pernikahan dari kertas ke digital (paperless) kini sudah terbukti terjadi. Dalam headline-nya Republika pernah merilis pemberitaan, “Undangan Pernikahan, dari Kertas ke Digital”.

Selanjutnya di sana tertulis, zaman telah kian berubah dan teknologi sudah digital dan semakin canggih. Termasuk undangan bertransformasi dari printing ke online. Dan tranformasi undangan dari kertas ke digital (paperless) ini telah berlangsung meski secara perlahan tapi pasti.

Undangan Digital Resepsi Pernikahan Kian Dilirik Banyak Pihak

Bukan tanpa alasan kenapa undangan digital resepsi pernikahan kian dilirik oleh banyak pihak. Salah satu alasan yang dapat kita ungkap yaitu seringkali terjadi ketika mencetak undangan kertas tapi tidak maksimal tersampaikan kepada orang yang diundang dan tertulis dalam undangan, semisal hingga hari H orang tersebut belum menerima surat undangannya. Atau memang, ketidakpastian gedung yang akan dipergunakan resepsi membawa pengaruh terhadap tertundanya proses cetak sedangkan dalam prosesnya, mencetak undangan tidak bisa dalam waktu 1 atau 2 hari saja.

Dengan adanya undangan digital, memberikan solusi karena tidak memerlukan biaya sebesar mencetak undangan printing dan pendistribusiannya terbilang efektif serta efisien selama data tamu yang akan diundang sudah dipersiapkan dengan baik.

Sabda Cinta Memberikan Contoh Nyata Mengaplikasikan Undangan Digital

Dari sekian banyak inovator Undangan Digital, salah satunya adalah Sabda Cinta. Unit bisnis yang bergerak di bidang penyedia jasa Pembuatan Undangan Digital Paperless on Demand. Karena kita bisa memilih model undangan yang telah disediakan.

Di dalam halaman websitenya, Sabda Alam menyatakan bahwa mereka 100% sebagai penyedia jasa pembuatan undangan digital yang aman serta terpercaya.

Sabda alam telah menyediakan sekitar 60+ desain dengan berbagai fitur menarik. Bahkan pelanggan dengan bebas boleh mengundang teman, sahabat, saudara dan relasi menghadiri hari bahagia.

“Pernikahan itu hanya sekali, jadikan itu momen menakjubkan bagimu, pasanganmu dan orang yang kamu undang,” demikian yang terungkap di dalam website Sabda Alam.


BACA JUGA: UKM Harus Memanfaatkan Teknologi Informasi


Share
%d bloggers like this: